Sebuah cerita cinta sederhana.
Dimana yang satu berusaha menjadi yang terbaik, dan yang satu berusaha mati-matian meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.
💙💜
Disclaimer:
🔞
BXB
Yaoi
Boyslove
Yang enggak suka, jangan dibaca ya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bobby baru selesai bertemu dengan salah satu sahabat lamanya, Ciara Estevan, ketika ia memberondong June dengan pesan teksnya. Ia dan Ciara adalah dua orang yang sangat dekat ketika masih menginjak bangku kuliah beberapa tahun lalu di Virginia. Saking dekatnya ia sampai hati membatalkan janji temunya dengan June, kekasih manisnya. Tidak peduli apapun alasan yang June lontarkan tadi, ia tetap kekeuh ingin menemui sahabat lamanya itu.
Sedangkan di belahan bumi lain, June masih dengan kesibukannya mengemil apa saja sambil menonton acara tv yang ia sendiri tidak terlalu paham isinya, demi menghilangkan kegundahan hatinya. Bisa dipastikan bahwa ia tidak cemburu, karena jelas-jelas hari ini harusnya mereka memenuhi janji Bobby untuk menemaninya menge-pack barang-barangnya karena akhirnya mereka sepakat untuk tinggal bersama, yang artinya June akan diboyong Bobby untuk menetap tinggal di apartemennya.
Iya... Ini terlalu cepat, June paham. Bahkan rentang waktu mereka bertemu, lalu berani-beraninya tidur bersama, bercinta, dan mencoba berkomitmen belum ada satu bulan. Tapi Bobby yakin bahwa ini bukan hanya kebetulan belaka, bukan hanya ajang gempur urat biasa, dan June meng-amini itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
June melirik ponselnya yang dari tadi menyala, menampilkan serentetan pesan dari laki-laki tercintanya itu. Namun hatinya masih sangat kesal, maka dari itu ia biarkan saja seperti itu. Mungkin sedikit memberikan Bobby pelajaran tentang menghargai janji mereka tidak ada salahnya.
Namun baru saja ia kembali mencoba memfokuskan dirinya pada acara tv tadi, ponselnya kembali berbunyi. Kali ini telepon, ya dari siapa lagi kalau bukan Bobby?
Mas Bobby 💜 is calling.....
"Hmm?"
'Di apartemen kan? Aku kesana ya, udah di jalan.'
"Enggak perlu, aku udah mau istirahat."
'Ya istirahat, sayang, tapi aku tetap kesana. Masa enggak boleh?'
"Pengen sendiri, besok aku shift pagi."
'Biasanya juga aku tidur disitu, Jun.'
"Aku pengen sendiri, enggak mau diganggu. Bye. Hati-hati dijalan ya, mas."