Hanya kisah Adel yang selalu sabar menghadapi pacarnya yang cuek, yaitu Lee Haechan.
"Haechan, kamu mau es krim gak?" tanya Adel
"Gak" jawab Haechan
***
Cover by iu_graphic
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading gais...
***
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, sampai tiba saatnya ujian akhir semester menyapa Adel. Ketika sedang masa-masa menyambut ujian, apalagi ia sebentar lagi akan lulus maka ia akan menyingkirkan ponsel serta laptopnya agar fokus untuk belajar, begitupun juga dengan Haechan, meskipun nakal ia tetap menjalankan tugasnya sebagai siswa baik agar dapat membanggakan Ibu-nya sendiri serta orang-orang terdekatnya.
Namun disaat mereka benar-benar serius untuk belajar, ada saja yang selalu membuatnya dalam keadaan emosi memuncak, contohnya tingkah Yerim serta Dira yang tak kenal kata lelah selalu menggangu Adel dan berakhir Haechan yang turun tangan untuk menghabisinya. Dalam kamus Haechan, tak ada kata perempuan atau laki-laki. Kalau dia salah, yah dia akan menghabisinya sampai wajahnya berdarah.
“Adel” panggil Haechan, spontan Adel berbalik menatapnya sembari mengigit pulpen pertanda ia benar-benar frustasi mengerjakan contoh soal ujian yang sudah guru berikan padanya seminggu lalu.
“Lo gak haus apa? Laper atau apalah?” tanya Haechan
“Mau kekantin?”
“Iya”
“Mau kekantin aja banyak tanya, ayo” ucap Adel yang kemudian berdiri dari duduknya.
Haechan hanya mendongakkan wajahnya heran, yah tumben saja Adel ingin meninggalkan takhtanya, padahal dia sedang belajar. Awalnya Haechan hanya iseng untuk mengajaknya, dan tak disangka Adel mau, jadi ia tak menyia-nyiakan peluang ini untuk jajan berdua dengan pacarnya. Terbilang lebay memang, tapi Haechan juga tidak tahan, karena sudah hampir sebulan ia tak berduaan dengan Adelia Jung ini diakibatkan sibuknya belajar.
“Mau makan apa?” tanya Haechan yang sudah mensejajarkan langkahnya dengan Adel
“Apa yah? Bakso aja gimana? Aku lagi kangen makan bakso, boleh?”
“Iya, gue yang traktir”
Mata Adel langsung berbinar begitu saja dan menarik lengan Haechan sembari lari menuju kantin agar cepat tiba ditujuan, karena perutnya sudah sedaritadi meronta untuk diisi sesuap makanan tapi empunya masih saja belajar dan belajar.
“Weits! Apa gue gak salah liat, apakah pasangan Del-Chan akan comeback?!” heboh Mark begitu melihat sosok Adel serta Haechan ada dikantin
“Gila gila! Pasangan yang sibuk belajar lagi ngantin bareng!” tambah Felix
“Perlu direkam dan dimasukkan dalam catatan dunia” sahut Jaemin