Hanya kisah Adel yang selalu sabar menghadapi pacarnya yang cuek, yaitu Lee Haechan.
"Haechan, kamu mau es krim gak?" tanya Adel
"Gak" jawab Haechan
***
Cover by iu_graphic
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading gais...
***
“Ibu gapapa Chan?”
Pertanyaan itu yang pertama Haechan dapat ketika Adel tiba dirumah sakit, dan ia hanya bisa menjawabnya dengan sebuah anggukan kepala, disamping Adel ada Jaehyun juga dan langsung menghampiri Haechan lalu menepuk pundak calon iparnya ini secara perlahan.
“Ibu kenapa emang?” tanya Jaehyun dengan suara seraknya
“Jatuh bang, terus dahinya berdarah. Tapi udah dijahit kok sama dokternya, tinggal nunggu obat bius Ibu hilang aja” jelas Haechan disertai wajah kacaunya
Dalam hati Haechan ia merapalkan kata maaf kepada Adel dan juga Jaehyun karena telah berbohong kepada mereka berdua, bukannya ingin berbohong, tapi ia ingin menyembunyikan masalah keadaan rumahnya kepada siapapun, termasuk Adel. Mungkin hanya Shotaro yang tau tentang semuanya, dan Haechan pun menyuruhnya untuk diam.
“Gak ada yang fatal kan Chan?” tanya Adel
“Iya gak ada”
Adel menghela nafas lega dan jatuh terduduk dilantai, kakinya langsung lemas begitu saja dan Mark memegang tangan Adel yang sedikit dingin dari suhu tubuh manusia pada umumnya.
“Lo mau minum gak Del? Muka lo pucet banget anjir” ucap Mark
“Tolong beliin, dia sedaritadi panik” ucap Jaehyun, lalu diangguki oleh Mark.
Selagi Mark kekantin rumah sakit untuk membeli sebotol air, keadaan langsung hening, Haechan berjongkok dihadapan Adel menggunakan wajah kacaunya, iya kacau, bekas air mata ada dimana-mana, bahkan Adel tak percaya jika yang ia liat ini adalah Haechan.
“Katanya Ibu gpp, kok kamu kacau gini?” tanya Adel heran, tangannya kemudian terangkat untuk mengelus rambut hitam Haechan yang halus itu.
“Gue tadi kaget banget ngeliat Ibu pas pulang” ucap Haechan
“Kamu nemuin Ibu pas pingsan?” tanya Adel, dan diangguki oleh Haechan
“Ternyata ini alasan kamu pulang cepat, kenapa gak cerita sama aku sih?” sambung Adel
“Gue aja gak tau Del, yah gue cuma punya firasat gak beres, dan beneran firasat gue itu” ucap Haechan
“Oh gitu, kamu cuci muka gih, kucel banget” ucap Adel
“Yaudah, gue ketoilet dulu”
Mata Adel memperhatikan Haechan berjalan menuju toilet yang jaraknya tidak terlalu jauh dari ruangan Ibu nya, kemudian mata Adel berpindah pada seorang pria yang sedaritadi cuma asik main hp tanpa menatap Adel sedikitpun.