Hanya kisah Adel yang selalu sabar menghadapi pacarnya yang cuek, yaitu Lee Haechan.
"Haechan, kamu mau es krim gak?" tanya Adel
"Gak" jawab Haechan
***
Cover by iu_graphic
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Akhirnya up gais 😊, karena ini part pertama, aku harap banyak vomentnya.
Up setiap Selasa dan Minggu
Happy reading gais...
***
“Haechan, harus berapa kali aku bilang, jangan ngerokok!”
“Yaelah Del, biarin aja napa, ganggu banget lo” sahut yang satunya bernama Jaemin
“Diem lo! Lo semua kan yang ngajarin Haechan nyebat?!”
“Sembarangan, gue gak nyebat yak!” ucap Mark membela diri
Namun sang pelaku utama hanya diam memandangi kekasihnya tengah mengomel seperti biasa karena dia ketahuan merokok lagi dan lagi.
“Siniin rokok kamu” pinta Adelia, tapi sang pacar hanya memandanginya menggunakan tatapan tajam seperti biasanya. Adelia tidak takut, melainkan ia berani melawan pacarnya sendiri demi kebaikannya.
“Bisa gak sehari aja lo gak ganggu gue?” tanyanya
“Maksud kamu?”
“Gue muak tau gak kalo lo ngatur-ngatur gue terus, ngelarang gue deket sama ini lah, ngelarang gue nyebat lah, apalah. Lo bisa gak sih jangan ngurusin gue? Gue aja gak pernah ngurus lo!”
Jika kebanyakan perempuan diberikan kata seperti itu mungkin akan marah atau menangis, tapi tidak dengan Adelia, ia hanya bisa pasrah dan diam, mencoba memaklumi pacarnya yang memang emosian.
“Makanya kamu larang-larang aku juga dong, ini kamu malah biarin aku bebas”
“Males gue ngatur hidup lo”
“Chan, keknya lo kelewatan deh” sahut Mark
Diantara mereka bertiga, mungkin hanya Mark yang mempunyai sedikit hati nurani. Setiap Adelia bertengkar dengan temannya ini, dialah yang menjadi penengahnya.
Berkali-kali Mark mengatakan jika hubungan mereka masih seperti itu lebih baik pisah saja, tapi Adelia bertahan demi pria keras kepala seperti Lee Haechan.
“Tau ah, males gue!” sentak Haechan dan berlalu pergi meninggalkan mereka dalam diam
“HAECHAN!!” sang pemilik nama tak memperdulikan panggilan dari Adelia, ia hanya sibuk berjalan dengan angkuh, entah kemana.
“Keknya lo bener-bener harus lepas dia Del, gue kasian sama lo yang berjuang sendirian” ucap Mark
“Gue heran sama lo dan Haechan, kok bisa yah kalian disatuin?” tanya Jaemin yang kemudian berdiri dari duduknya.
“Maksud lo?” balas Adelia
“Yah aneh aja, lo penyabar, sedangkan Haechan dakjal. Kok lo mau sama dia? Padahal ada Jeno yang lebih dari dia”