Tiga Belas

1.3K 170 24
                                        

Happy reading gais

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy reading gais...


***


Di waktu weekend biasanya orang-orang menggunakannya dengan cara bersantai ria atau sekedar jalan di mall bersama kerabat dekat atau pacar, begitupun juga dengan Haechan dan Adelia. Ini adalah moment langkah bagi Adelia karena diajak jalan berdua, jika bisa dihitung mungkin Haechan mengajaknya jalan hanya 10x dalam setahun.

Adelia juga tidak pernah menuntut untuk jalan dan segala macam, ia sangat amat mengerti bagaimana kondisi keuangan keluarga Haechan, jika dia banyak mau itu sama saja dia membuang uang jajan Haechan untuknya.


“Tumbenan loh Chan kamu ngajakin aku nonton di bioskop” ucap Adelia

“Pengen aja, emang lo gak mau?”

“Bukan gak mau, tapi gimana yah jelasinnya, aku sering ajakin kamu tapi kamunya lebih milih download film dan nonton dirumah”

“Sekarang gue tanya, mau nonton atau gak?”

“Mau”

“Yaudah gak usah bacot”


Begini sekali nasib Adelia yang mempunyai pacar sejutek Haechan.


“Gue udah pesan tiketnya lewat web, kita makan dulu gimana?” tanya Haechan

“Terserah kamu aja sih”

“Okay, ayo” telaknya dan berjalan meninggalkan Adelia tanpa berniat untuk menggandeng pacarnya sendiri.


Adelia tertawa sinis dan berusaha meratapi nasibnya, ia melihat kesekelilingnya ada banyak sepsang kekasih yang saling tertawa bahagia dan tentu bergandengan tangan. Tapi lihatlah Adel sekarang, miris sekali.

Seharusnya Adel sudah mengerti dan paham akan semua sifat Haechan, tapi jika ia tak ada perubahan, Adelia tak bisa meyakinkan dirinya jika dapat bertahan untuk Haechan lebih lama lagi.


“Kapan kamu mau berubah Chan?” gumam Adel disertai matanya yang berkaca-kaca memandangi punggung Haechan.


Ia mengusap air mata yang jatuh dikedua pipinya dan berusaha menampilkan senyum lebarnya seperti biasa, terlihat baik-baik saja padahal hatinya terluka.

Kaki kecilnya ia langkahkan dengan cepat agar dapat mensejajarkan tubuhnya kembali dengan Haechan, yah meskipun harus berlari daripada kekasihnya itu curiga akibat tingkahnya.


“Lo mau makan apa?” tanya Haechan begitu tiba di restoran yang ada di mall

“Aku ikut aja kekamu”

“Okay, kalo gitu gue pesenin dulu” Adelia mengangguki ucapan Haechan disertai dengan senyumannya


Setelahnya Haechan pergi memesan dimeja kasir untuk menu makan siang kali ini sebelum memasuki area bioskop.


Lee Haechan : Dating [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang