"Aahh..aah... V hyung...jangan makan kripik aku...! Hap!" Kookie mengigit lengan V
"Aaa..aaargh..sakit buntaall!! Hyuung Kookie gigit tangan akuu!" adu V
"Buntal lapar ya?" jawab Jin kalem
"Hihihi...wleee...wlee... awww... aahh... Jiminie hyung kakinyaaa... aah...sakiittt... Aku keselengkaat... aahh!" Kookie terjatuh karena kaki Jimin menghalangi jalannya.
"Makannya jangan lari-larian! Heheheh...."
"Awas ya aku..." ancam Kookie tak selesai
"Makan malam dah siap..ayo... cepat kesini..." teriak Jin
"Hihihihi....." Kookie berlari cekikikan.
"Sreeek!" Kookie menendang kursi disebelahnya yang akan diduduki Jimin.
Spontan Suga menangkap Jimin agar tak terjatuh kelantai. Beruntung Jimin tertahan oleh Suga hingga pantatnya tak membentur keras ke lantai.
"Astaga KOOKIE!!!" suara Suga begitu marah. Semua member terbelalak kaget. Kaget mendengar suara Suga dan juga kaget melihat apa yang terjadi.
"Sini kau anak nakal!" Suga berdiri dan menarik Kookie jauh dari meja makan.
Dengan cepat Suga mengambil sutil kayu yang ada dimeja untuk mengambil salad.
"Plak!Plak!Plak!Plak!Plak!" suara sutil kayu itu beradu dengan suara booty Kookie yang hanya berlapis celana tidur tipis.
Jangan ditanya tenaga Suga ketika memukul. Sekali lagi sutil kayu itu patah.
"Aah..aah..ampun hyuung cakiit..aaah..." Kookir mengaduh ketika batang kayu itu mengenai bootynya.
"SUGA CUKUP!!!" teriak Jin dan V menahan tangan Suga.
"Hyuung..hyung...sudah hyung... kasian Kookie..." iba V
"Hyuung! Aku ga papa....sudah hyuuung.." Jimin memeluk Suga dari belakang.
"Sini Kookie sayang..." Hobi memeluk Kookie yang kaget
"Uhuukk...huks...ma..maaf...uhuuk..." Kookie syok
"Kookie tau tadi bercanda yang bahaya?!" bentak Suga keras
"Ma..maa..aaf.. huks..uhukk.. uuuw..uuuhhhuuh.." Kookie menangis histeris. Ia belom pernah dimarahi oleh hyungnya sekeras ini. Hingga Suga hilang kesabaran dan memukulnya keras.
"Sugaa....jangan terlalu keras. Biar aku yang bicara. Lihat Kookie syok!"
Badan Kookie bergetar hebat dan tangisannya sesegukan tak bisa ia kendalikan.
"Aku sependapat denganmu Suga. Bercandaan menarik kursi berbahaya. Dan tidak boleh dilakukan. Tapi reaksimu terlalu keras. Aku tidak menyalahkanmu. Tapi hukumannya bisa yang lain," Jin memelas.
"Maaf hyuung tadi aku marah sekali. Maaf hyung aku terbawa emosi dengan kejadian yang baru saja aku baca mengenai ini. Maaf hyung." Suga menyesali perbuatannya. "Maafin hyung ya Kookie, hyung terlalu emosi. Itu berbahaya untuk Jimin dan siapapun. Jika jatuh terduduk begitu keras, bisa mengakibatkan kebutaan sayang...." Suga berusahan mengontrol emosinya yang tadi meledak
"Biar aku yang jelaskan. Kalian teruskan makan. Aku tunggu di ruang tv. Kelinci buntal ini pasti susah berhenti menangis..." Jin merangkul Kookie untuk duduk di sofa. Kookie memeluk Jin erat masih menangis histeris.
"Aku jadi ga selera makan..." Suga memutuskan duduk disamping Kookie
"Aku juga..." sahut Jimin
"Sama..." V juga beralih ke ruang TV
KAMU SEDANG MEMBACA
Spoil Golden Maknae, Part 2
FanfictionSekali lagi nakalnya Kookie membuat para hyung keabisan akal lalu mengalah dan mengabulkan semua permintaannya. Tapi tak jarang Kookie mendapat hukuman dari hyungnya yang sudah hilang kesabaran.
