Sepiiiiii.....
Dorm kaya mall belom buka... gada suara......
"Hyuuu..." Kookie mau teriak manggil hyungnya seperti kebiasaan tiap pagi tapi ga jadi...
"Gusruuuk!" suara badan Jin ditabrak kelinci buntal
"Whoaaah....aku diseruduk kelinci acem! Tumben ga berteriak....baru bangun apa udah dari tadi...?" tanya Jin mencium rambut Kookie yang kusut awut-awutan...karena udah panjang ga mau di potong.
"Baruuuu..ugh..uuuh..." ndusel-ndusel di punggung Jin yang lebar...menggeser hidungnya kekiri kekanan.
"Mau apa siiihhh..geli aahh... awas ada ingusnyaaa...aku udah mandi! Sana duduk di meja makan...hyung kasih susu sama oreo...!" kelinci buntal beringsut jalan ke kursi makan menurutin hyung tertuanya.
"Aku mau roti sama teh hangat aja. Hyung kenapa ga tungguin aku sampe bangun?"
"Heh...apa aku ga ada kerjaan nungguin kau membuka mata 2.5 jam dari aku bangun pertama kali?"
"Aku bangun hyung ga ada..."
"Biasanya kan manggil..."
"Sebeeell...sekarang ada mata-mata di dorm ini..aku ga bebas..uhuuk..."
"Huh? Mata-mata?" Jin bingung
"Morning hyung...." sapa Namjoon sambil merangkul pinggang Jin, sambil berputar dan duduk di meja makan juga.
"Pagiii...." jawab Jin sambil tersenyum
"Apaan sih hyuuuuung...aku tadi peluk ga boleh...sekarang Namjoon hyung boleh pegang - pegang!" kelinci brutal ngamuk
"Siapa yang pegang-pegang sih.."
"Goooooddd morrning..... Buntal udah rewel ya pagi-pagi ya hyung?" tanya Jimin.
"Enggaaaaaakkkk!!!"
"Manggil siapa pagi ini?" cecer Jimin lagi
"Enggaaaaakkk!!" Kookie ngegas ngejawab
"Masaaaa...."
"Enggak kok bangun sendiri ga rewel...langsung duduk di meja makan..." jawab Jin
"Wleeeeee....!!!"
"Ooohhh...baguslah....."
Setelah makan semua bersiap masuk kedalam mobil untuk acara pemotretan.
"Kookie..mana box kuning yang hyung siapin di meja? Ga dibawa?"
"Eeengg...ga usah hyung...aku ga perlu..."
"Oh..yakin? Itu isinya susu pisang dingin dan cemilan kesukaan Kookie loh!"
"Engga aku bisa makan yang disediain staff ajah... Aku lagi suka coke."
"Oh...ya sudah...bilang dong besok-besok hyung ga usah siapain lagi yaaa..."
"Emmm...eehh..ooo..okeey.." jawab Kookie ragu.
"Coba aku lihat tasnya!" Jimin merebut tas tenteng Kookie yang biasanya berisi selimut dan botol ironman. Selimut alesannya biar higienis untuk tidur dimana ajah dan botol ironman alesannya biar menghemat gelas plastik.
"Iiiihhh...hyuuung!"
"Ooh..udah ga dibawa lagii... hehhee...." Jimin cekikikan
Ditempat pemotretan yang berada diruangan tertutup, mereka bergiliran menunggu.
"Jin hyung..kenapa Kookie mukanya gugup gitu sih? Kaya ada yang dipikirin...cemas gitu. Ga santai..? Dari tadi bangun ..duduk..berdiri...jongkok, jalan..ga bisa diem." bisik Hobi
KAMU SEDANG MEMBACA
Spoil Golden Maknae, Part 2
Fiksi PenggemarSekali lagi nakalnya Kookie membuat para hyung keabisan akal lalu mengalah dan mengabulkan semua permintaannya. Tapi tak jarang Kookie mendapat hukuman dari hyungnya yang sudah hilang kesabaran.
