Kubaringkan tubuh ku dikasur, dan menghela nafas lega. peluh membasahi kening setelah merapikan dan menata ulang baju baju yg kubawa dari canada, lelah memang tapi setidaknya aku memiliki alasan yg tepat saat charles meminta untuk mampir kerumahnya sebelum mengantarkanku pulang.
Ternyata aku salah perhitungan, kukira minggu ini minggu balapan formula 1 dan berpikir charles tidak akan ada dirumah. Arthur diam diam menghianatiku, dia memberitau charles rencana kepulanganku.
Perlahan aku menyadari mengapa arthur bersikeras memintaku pulang minggu ini, dia bilang jika minggu ini adalah minggu balapan. Ternyata semuanya adalah rencana arthur dan charles
Terdengar pintu terbuka, my mom datang membawa segelas lemonade dan kukis kesukaanku. sudah lama rasanya tidak mendapat perhatian dari ibu sendiri, selama ini aku tidak pernah meninggalkan monaco sendirian apalagi untuk sebuah pekerjaan.
Aku langsung melahap habis kukis buatan mom, saat masih kecil aku dan charles sering sekali membantu mom membuat kukis. Tapi bukannya membantu kami berdua malah bermain lempar tepung, yg membuat seluruh dapur menjadi berantakan.
"Mom bukankah peringatan hari kematian uncle leclerc sdh lewat?"aku bertanya, mom hanya mengangguk dan duduk disamping tempat tidur.
"apa kau mau mengunjungi makamnya?" aku hanya mengangguk sebagai jawaban.
Aku tidak pernah melupakan hari itu, hari dimana uncle leclerc ayah charles meninggal. Uncle Leclerc sakit parah dan meninggal 4 hari sebelum charles memenangkan balapan, saat menerima kabar tersebut charles hanya diam dan tidak tahu harus bagaimana.
Aku mencoba menahan tangis saat menemui charles, kami berpelukan. Charles tidak menangis, aku menjelaskan bagaimana uncle bisa meninggal dan charles mendengarkan.
Charles tetap meneruskan balapannya hari itu, meskipun aku tau dia mungkin merasa sesak dan kesedihan tidak bisa terhapus dari wajahnya. Dan perjuangannya membuahkan hasil dia meraih podium yg mengantarkannya debut di Forumula 1 tahun berikutnya.
Setelah balapan kami langusung kembali ke monaco untuk melaksanakan pemakaman uncle esoknya, aku ingat didalam pesawat saat semua orang tertidur aku menatap charles hanya terdiam menghadap jendela pesawat.
"charles" dia menatapku dengan mata yg bisa kuartikan sangat menyakitkan, dia berusaha tegar dan menahan semuanya. aku memeluknya dan berkata "kau bisa menangis sekarang" tanpa menunggu hitungan detik charles menangis sesenggukan.
Tak banyak yg bisa kulakukan, kata kata penghibur mungkin bukan lagi menjadi obat. tapi saat itu aku mendampingi charles hingga pemakaman, bahkan sampai bbrp hari berikutnya.
"aku bahkan belum bisa membanggakan dad dengan debut di formula 1, tp dia sdh pergi sekarang"charles berkata saat kami duduk di balkon tengah malam 2 hari setelah pemakaman.aku menggeleng pelan dan menatapnya
"kau salah, uncle sangat sangat bangga padamu. dan aku yakin uncle sudah sangat senang dengan apa yg kau capai sekarang" charles hanya menghembuskan nafas perlahan,
"terimakasih lil, entah apa jadinya aku jika tidak ada kau di saat seperti ini"charles berkata sebelum bersandar dibahuku kemudian tertidur.
Suara pintu di ketuk, mom menjawab menyuruh seseorang disana untuk masuk. dan seharusnya juga aku bisa menebak siapa yg akan datang menemuiku. Charles muncul dengan senyum di wajahnya, membawa buket bunga lily berwarna putih yg berukuran cukup besar.
Mom mempersilahkan charles duduk dipinggiran kasur, dan berpamitan untuk keluar kamar. "ucapan selamat datang" charles menyerahkan buket tadi,
aku tersenyum tipis menerimanya. sejujurnya aku juga sangat sangat merindukan charles, bahkan rasanya aku ingin memeluknya sekarang juga.
Tapi aku selalu ingat charles memiliki wanita lain yg akan atau entah kapan menjadi istrinya, hal itu yg membuatku harus belajar mengendalikan perasaan dan kedekatanku dengan charles.
"apa kau lelah?"charles bertanya, aku hanya menggeleng
"memangnya mengapa"dia tidak menjawab malah menarikku untuk bangkit dari kasur, menyuruhku berganti pakaian dan hanya memberiku waktu 10 menit untuk bersiap siap.
KAMU SEDANG MEMBACA
Beautiful Goodbye || Charles Leclerc
FanfictionLily tak pernah mengira persahabatan yg ia bangun dengan charles berakhir dengan tumbuh nya benih benih cinta, namun lily terlambat menyadari. Lily menyadari bahwa hatinya sdh menjadi milik charles saat laki laki itu sdh memiliki kekasih. ...
