"ya arthur, kau bisa menjemputku 10 menit lagi atau kau bisa pergi sekarang dan tunggu aku di starbucks"
"baik, aku akan menunggumu"
kumatikan panggilan setelah mendengar arthur mengatakan akan sedikit terlambat karna harus membeli sesuatu terlebih dahulu sebelum menjemputku. Arthur Leclerc adik kandung Charles Leclerc tentu saja, bukan hanya dengan charles aku juga sangat dekat dengan arthur.
Arthur yg dulu selalu kupanggil bocah karna postur tubuh nya sangat kecil, sekarang berubah menjadi laki-laki remaja tampan yg tinggi nya hampir sama dengan charles. Dan tentu saja ia mengikuti jejak kakaknya menjadi pembalap.
Kumasukan ponsel kedalam tas dan segera mengantri untuk mengambil koper, tidak sampai 10 menit koper sudah kupegang dan segera bergegas pergi keluar. Aku mengedarkan pandangan meneliti satu persatu kedai kopi yg ada di bandara monaco, meskipun pada akhirnya aku tetap memilih starbuck untuk menunggu arthur.
"terimakasih banyak"aku mengucapkan dengan tersenyum, saat pelayan mengantarkan latte ice dan croissant coklat favoritku.
aku menghela nafas perlahan sembari mulai menikmati latte ice, sudah lama rasanya aku tak menginjak kan kaki di monaco. Setelah kejadian charles melamar wanita itu aku memutuskan untuk pergi, menerima tawaran untuk melakukan pertukaran karywan di canada.
Menetap kurang lebih 6 bulan di canada aku memutuskan kembali, bukan hanya waktu yg diberikan perusahaan habis tapi aku merasa cukup untuk menghindar dari charles.
Aku tidak mengatakan apa-apa, bahkan aku tidak berpamitan. charles mengetahui kepindahanku dari arthur, charles marah karna merasa tidak dianggap saat tidak mengetahui apapun tetangku.
Padahal dia adalah orang pertama yg selalu tau apapun yg kulakukan. Aku berdalih jika ini keputusan mendadak dari kantor, dan harus aku yg berangkat.
Saat awal pindah ke canada hampir setiap hari aku mengabaikan panggilan telpon ataupun pesannya, beralasan jika pekerjakaanku banyak, tidak sepenuhnya berbohong menjadi auditor keuangan sebuah perusahaan memang tidak memiliki banyak waktu luang.
Pernah dibulan ke 3 charles berencana menemuiku di canada, tentu saja aku menolak dan berjanji padanya untuk pulang saat liburan. tapi tentu saja itu hanya janji belaka. aku tidak pernah mengunjungi monaco sekalipun, meskipun aku memiliki waktu libur.
Aku hanya lancar berkomunikasi dengan arthur, dia berkeluh kesah mengatakan sejak kepergianku ke canada sudah tidak ada lagi yg akan membelanya saat bertengkar dengan kedua kakak lelakinya.
Aku sengaja tak memberitahu charles mengenai kepulanganku, karna aku sangat yakin dia tengah mempersiapkan balapannya minggu ini jika aku tak salah melihat jadwal.
Sudah 45 menit arthur tak kunjung datang, bahkan latte dan croissant yg kubeli sudah habis tak bersisa. padahal 10 menit yg lalu dia mengatakan sudah dekat. Aku memutuskan keluar dari kedai kopi, dan memilih menunggu diluar agar arthur tidak perlu bingung mencariku.
Disaat bersamaan kurasakan ponselku bergetar, arthur menelepon bertanya dimana posisiku karna dia sdh berada di kedai kopi tapi tak menemukanku.
Aku mengatakan jika sdh berdiri dimana tempat biasanya penumpang keluar dari lounge, tapi entah mengapa arthur tetap bertanya dan tidak membiarkanku menutup panggilan. Aku sibuk menjelaskan dimana aku berdiri dan memberi petunjuk pakaian apa yg kukenakan, aku terlonjak kaget saat seseorang menepuk pundakku perlahan.
Aku langsung berbalik badan dan tiba tiba seseorang itu memelukku erat, aku hanya terdiam tak merespon bahkan aku tak sempat melihat orang itu. Tapi aku melihat arthur tak jauh dari tempatku berdiri dengan tersenyum sumringah menatapku, aku mengerutkan kening sedetik kemudian aku merasa jantungku akan terlepas dari tempatnya.
"i miss you lil, i miss you so much" charles memelukku dan mengatakan itu berulang - ulang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Beautiful Goodbye || Charles Leclerc
FanfictionLily tak pernah mengira persahabatan yg ia bangun dengan charles berakhir dengan tumbuh nya benih benih cinta, namun lily terlambat menyadari. Lily menyadari bahwa hatinya sdh menjadi milik charles saat laki laki itu sdh memiliki kekasih. ...
