Happy Reading 😉
***
Beberapa saat sebelum Vanny menelfon Athan ...
(Kerajaan Ming)."Maaf seribu maaf kaisar, saya tidak bisa menerima permintaan anda untuk menggantikan anda di kekaisaran ini." kata Juan Menunduk.
"Ap- apa? K-kau menolak permintaan ku??" Tanya Kaisar Rhui marah.
"Baiklah, dengan satu syarat" kata kaisar Rhui dingin dengan mata yang menatap datar Juan.
"Apa itu? Yang Mulia?" Tanya Juan
"Bunuh semua keluarga Anderlexs." kata Kaisar Rhui menyeringai.
"H-hah? Bagaimana bisa?" lirih Juan.
Apakah ia harus membunuh keluarga dari istrinya itu??
"T-tapi, kenapa?"
"Saya benci dengan mereka. Terutama Kheyla. Ia yang membunuh anak lelaki ku. Mungkin jika anakku masih ada, ia yang akan meneruskan tahtaku" kata kaisar Rhui.
"Kheyla? Siapa dia?" Tanya Juan dengan memasang muka polos.
"Dia adalah nenek dari Stevanny, istrimu" kata kaisar Rhui sedikit kesal
"Tidak mau. Saya tidak mau membunuh mereka" kata Juan tegas
"Baiklah, kalau itu mau mu. Prajurit, bawa wanita itu kemari" kata kaisar Rhui.
Sang prajurit datang dengan menyeret wanita paruh baya yang sangat familiar Dimata Juan.
"M-mami?" Gumam Juan.
"N-nak" kata Mamily dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Mami tidak apa apa?" Tanya Juan dengan maju satu langkah.
"Stop. Jangan mendekat! Atau nyawa dia melayang" kata kaisar Rhui.
"Dimana papi?" Tanya Juan
"Papi uhukkk, papi Mas -ih di penjara uhuk" kata Mamily
"Lepaskan mereka" lirih Juan
"Setelah kau membunuh keluarga Anderlexs" kata Kaisar Rhui.
"Dan kau harus ingat, jika kau tak membunuh istrimu itu, kau pasti juga akan kehilangan dia. Jadi, biar adil bunuh saja dia" kata kaisar Rhui.
Juan diam mencerna semua omongan kaisar Rhui. Sementara kaisar Rhui sendiri, ia terus mengkompori Juan untuk membunuh keluarga Anderlexs.
"SAYA TIDAK MAU" Teriak Juan muak.
"Baiklah, atau mau kami saja yang membunuh Istri mu? Kebetulan istrimu sedang jalan jalan diluar" kata kaisar Rhui.
"KAU JANGAN MACAM MAC-" Perkataan Juan Terhenti oleh tepukan Tangan kaisar Rhui di bahu Juan.
Juan mematung dengan pandangan mata yang kosong. Seolah olah, ia tengah dihipnotis.
"Juan, kau harus menuruti perintahku" kata kaisar Rhui sambil tersenyum.
"Baik, Kaisar. Perintah mu adalah hal yang wajib dilakukan olehku" kata Juan Menunduk.
"Bunuh seluruh keluarga Anderlexs" kata Kaisar Rhui.
"Baik"
"JANGAN JUAN JANGAN" Teriak Mamily
Seolah tuli, Juan tetap diam tak bergerak membuat Mamily frustasi.
"Hai kau" panggil kaisar Rhui. Mamily menoleh dan ... Ia sama seperti juan. Ia terkena Hipnotis dan sekarang tubuhnya bak mayat hidup yang siap melakukan perintah tuannya.
"Susul Juan dan atur rencana untuk membunuh keluarga Anderlexs. Karang cerita tentang kematian suamimu karna dibunuh oleh Stevanny" kata Kaisar Rhui.
Juan mencari Vanny dipasar dan segera menyeretnya pergi ke Mansion Lexandrian. Dan kebetulan disana seluruh keluarga sedang berkumpul untuk melepas anak anaknya liburan ke China.
***
"TIDAK VANNY" Teriak Athan menyadarkan Juan dan Mamily.
"Ugh, kepalaku pusing" keluh Mamily
"Astaga, apa yang terjadi" gumam Mamily.
Ia melihat Juan yang sedang menutup matanya dengan tangan dan Athan yang sedang memangku kepala Vanny dengan darah berlinang dimana mana.
"Vanny? Vanny kenapa?" Tanya Mamily bergegas menghampiri Vanny yang terbujur kaku di pangkuan Athan.
"Anda masih tanya Vanny kenapa?? Anda tidak lihat dia sedang sekarat?!!" Kata Athan
"Ini sebenarnya ada apa?" Lirih Juan yang baru sadar oleh pengaruh kaisar Rhui.
"KALIAN SEMUA TEGA!"
"LIHAT SEKARANG! LIHAT! ini semua karena ulah kalian" teriak Athan.
"Mulai sekarang, kalian bukan keluarga saya!" Kata Athan membopong tubuh Vanny melewati mayat mayat keluarga Anderlexs Dan membawanya kerumah sakit.
"Kalian siapa?" Tanya Mamily ke Orang berbaju hitam.
"Kami adalah utusan dari Kerajaan Ming. Dan sepertinya tugas kami sudah selesai" kata salah satunya.
Tak lama, munculah Kaisar Rhui dengan Vazo yang dibopong oleh prajurit.
"Papi" Mamily menghampiri Vazo dan memeluknya erat.
"Selamat, misi kita berhasil, selamat tinggal" kata Kaisar Rhui lalu menghilang.
Kepala Juan dan Mamily seperti diputar putar dan seolah dihantam oleh karset dan seluruh ingatan yang telah mereka perbuat diputar kembali membuat Juan maupun Mamily menangis sesenggukan.
"BANGSAT" Teriak Mamily
"TIDAKKKK VANNY MAAFKAN AKUU"
______________________________________
Holla Gengsss...
Akhirnya saya bisa kembali menulis setelah sekian lamanya otak saya buntu, wkwk.
Jan Lupa Vote dan Komen Yess
Oh ya, gw bakal Cepet Up kalau Komenannya mencapai 200. Eittt, tapi gaboleh spam yaa :v
Pasti lama dah tu bisa mencapai 200 wkwk, secara kan banyak yang siders..
Dan gw juga ga pusing dah tu mikirin alur ceritanya bakal kek gmn wkwk.
By by Mwah, Shellvanny sayang kalian awwww...
Next,

KAMU SEDANG MEMBACA
This Is Love❤️
Novela JuvenilSquel Triplets Of Differents Nature [END]✓ ~ Leviathan Alvando Mawlev Anak Dari pasangan Vazo Alvado Mawlev dan Mamily Pratistha Hidup serba kecukupan membuat Leviathan, bisa di panggil Athan Menyombongkan diri, urakan, playboy, biang onar dan Kenak...