Part 8

614 89 15
                                        

TWO GODDESSES

|

BTS x NCT x Others
Family, Brothership, Fantasy

|
|
|

Part 8

|
|
|

Author pov

Pagi yang cerah ini akan menjadi awal yang baru bagi Seokjin. Semalam ia sudah berencana untuk menjelajahi hutan dan mencari informasi mengenai orang tua kandungnya serta adiknya. Seokjin tahu, desa ini hanya tempat singgahnya. Karena tempatnya yang sebenarnya ada di bailk hutan ini. Ia juga sudah menyiapkan tas ransel yang berisi perlengkapannya untuk memasuki hutan.

Seokjin tidak berniat berpamitan pada Hojun. Seokjin hanya meletakkan sebuah surat di atas meja ruang tengah sebagai salam perpisahan. Siapa tahu Hojun datang ke rumahnya dan ingin menemuinya. Setidaknya dengan surat ini Seokjin berharap tidak akan ada yang mencarinya. Orang tuanya di kota jelas akan dihubungi Hojun nantinya. Tapi itu bukan urusannya. Biarlah sang ayah yang menjelaskan semuanya pada Hojun.

Seokjin mengambil ranselnya dan keluar dari pintu belakang. Kunci rumahnya ia bawa karena mungkin saja ia bisa pulang kemari lainkali. ‘Kalau bisa’. Seokjin menghela napas, perjalannya tidak akan mudah. Dan ia menyadari itu. Dengan langkah pertama ini, ia menuju dunia yang tidak ia ketahui. Tapi setidaknya ia akan berusaha bertahan dan akan terus berusaha demi sang adik.

“Baiklah Seokjin, mulai hari ini duniamu akan berubah. Tidak ada yang mengenalmu dan tidak ada yang bisa membantumu. Tunggu hyung, adikku. Fighting!”  Seokjin menyemangati dirinya sendiri dan mulai memasuki hutan.

Seokjin melangkah dan semakin memasuki area hutan yang lebih dalam kala matahari semakin meninggi. Tapi meskipun begitu, cahaya matahari tidak terlalu silau karena terhalang tingginya pepohonan yang mengitarinya. Beberapa saat kemudian ia melihat patung serigala yang ia duga sebagai batas hutan. Setelah melewati ini, jelas Seokjin akan memauki teritori werewolf.

Seokjin tidak takut apapun. Karena baginya ketakutan itu hanya untuk menghalangi jalannya saja. Ia melewati batas tersebut dan kembali melanjutkan perjalanannya. Berbeda dengan hutan yang berada di area manusia, hutan yang baru ia masuki ini memiliki aura yang berbeda. Mungkin karena efek dari perbedaan dunia mereka.

“Tolong aku!”

Seokjin yang ingin beristirahat, mengedarkan pandangannya. Sepertinya ia mendengar suara minta tolong. Ia jelas tidak salah dengar.

“AH!”

Seokjin langsung berlari saat mendengar teriakan itu. Ia segera melesat menuju arah teriakan yang ia dengar. Hinga ia melihat sosok manusia yang tengah terduduk dan dihadapannya ada 2 serigala besar yang siap menerjangnya. Mereka adalah werewolf. Dan sosok manusia itu juga sama werewolfnya, karena terlihat dari mata merah menyala dan aura kuat yang ia rasakan saat melihatnya. Tapi kenapa anak itu tidak berubah? Malah terlihat ketakutan dan hampir menangis begitu? Seokjin yang tidak ingin terjadi sesuatu padanya segera melapas baju yang ia pakai dan langsung shift ke wujud serigala putihnya, lalu melesat untuk menolong.

BRUK

Ia menghantam serigala hitam yang mendekat pada anak itu. 2 serigala di depannya nampak biasa saja. Tapi ia tetap harus waspada.

Serigala hitam itu melesat tapi wolf Seokjin tetap tenang hingga ia menghantam serigala itu hingga tersungkur. Luka cakaran ditubuhhnya membuat wolf Seokjin senang. Ia bahkan tak mengeluarkan banyak kekuatannya untuk melukainya.

TWO GODDESSESTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang