Ini Tentang Kenneth Superhero nya Shasa
Ya, Sejak kejadian itu gadis bernama Aleasha sangat bergantung kepada Kenneth maxilliam Maxwell dan begitupun juga sebaliknya
entah kapan dan bagaimana mereka jatuh cinta yang pasti mereka sudah terikat sejak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kenneth pulang lebih awal karena mood nya hancur sejak kejadian di kantin tadi. Ditambah kekasihnya yang marah membuat ia mau tak mau harus membujuknya. Kenneth masuk kedalam rumahnya dengan tangan yang membawa satu buket bunga
Matanya melirik ke arah seorang gadis yang tengah duduk di sofa ruang tamu sembari menonton. Kenneth melangkah kecil dan berdiri dibelakang shasa, rupanya gadis itu belum mengetahui keberadaan nya karena terlalu sibuk dengan film nya
Kenneth menundukkan kepalanya lalu mengecup bibir shasa dari atas, membuat jantung gadis itu ingin melompat keluar karena terkejut. Dia menatap Kenneth yang memutari sofa dengan pandangan permusuhan
Kenneth memberikan senyum terbaiknya, tak menghiraukan wajah jutek sang gadis yang seperti ingin menelan nya habis- habis
"For you" kata Kenneth sambil menyodorkan mawar putih itu
Namun, shasa dengan niat awal yang ingin mendiami Kenneth tak menghiraukan dan kembali ke kegiatan awal, menonton film walau tidak lagi fokus
"Terima sayang, jangan abaikan aku"
Hening, shasa masih tidak menggubris keberadaan Kenneth
"Aleasha!"
Demi Neptunus Shasa kesal dengan orang yang bernama Kenneth Maxwell. Dia menatap galak ke arah pacar nya sebelum merampas bunga itu dan dengan tidak berperasaan Shasa melemparnya dan langsung menginjak-injak hingga bunga itu tergeletak dilantai dengan keadaan mengenaskan
"Udah!" Kata Shasa emosi
Kenneth terkekeh geli, lalu menarik Shasa untuk duduk di paha nya "Cute Shasa" bisiknya Membuat Shasa mendelik dengan pipi merona
"Ampun sayang, aku harus ngapain biar kamu nggak marah" kata Kenneth agak frustasi
"Biarin bibi Shinta tetep kerja disini"
Kenneth mengecup pipi Shasa "itu pengecualian"
Shasa menggigit bibir bawahnya "kalau gitu, izinin aku sekolah"
"Bukannya setiap hari kamu juga sekolah" balas Kenneth heran
"Bukan itu!" Shasa kesal melihat Kenneth pura-pura bodoh
"Lalu?"
"Sekolah seperti kamu"
Kenneth terkekeh, Shasa ini aneh. Dulu saat ia menawarinya untuk sekolah awal tahun, gadis itu menolak. Tapi kini, malah memintanya disaat penawaran itu sudah expired
"Dulu kamu gak mau buat sekolah umum"
"Aku berubah pikiran"
"Aku dapet apa kalau izinin kamu sekolah?" Tanya Kenneth
"Shasa maafin Ken"
"Sayang, itu terlalu simpel buat keputusan sebesar ini"
"Kalau gitu Shasa nggak akan ngomong sebelum Ken pilih salah satu permintaan Shasa" katanya sambil bangkit dari pangkuan Kenneth
"Kamu nggak akan bisa marah sama aku lebih dari 24 jam" ucap Kenneth meremehkan
"Kita liat aja nanti!"
****
"Mommy Shasa mau bobo sama mommy" ucap Shasa tiba-tiba
Mereka memang sedang makan malam. Dimeja makan hanya ada Shasa dan pelayan yang menyuapinya, lalu Kenneth, mommy Grace hingga Daddy allard
"Sure darling" jawab Grace tidak menolak
Shasa tersenyum dan melirik Kenneth menggunakan ujung matanya, dia mendengus kesal saat cowok itu memperlihatkan wajah datarnya seperti biasa
"Ken habis ini keruangan Daddy, ada something yang mau daddy bicarakan"
Daddy allard itu sangat mirip dengan Kenneth bicara tanpa nada selain datar, wajah dingin dan kaku, tidak pernah tersenyum walau bersama mommy Grace. Berbeda halnya dengan Kenneth yang sangat hangat bila bersama Shasa
"Artha ajak aku ke club, After that aku keruangan daddy"
Bicara dengan allard pasti membutuhkan waktu yang lama, jadi dia memutuskan untuk bermain dulu lalu bekerja
Allard tidak menjawab dan melanjutkan makannya dalam diam
"Nggak boleh!" Kata shasa spontan
Shasa tahu seperti apa tempat itu, walaupun tidak pernah mengunjungi nya secara langsung tapi ia pernah lihat di internet
Kenneth tersenyum miring, membuat Shasa gelagapan karena sadar dirinya tengah bermusuhan "M-aksud aku, terserah kamu"
"Kalian lagi berantem ya?" Tanya Grace bingung
"No Mommy"
"Berantem hanya untuk balita" ucap Kenneth tenang
Maksudnya Kenneth mengejek Shasa balita gitu.
Dasar nyebelin. Umpat Shasa dalam hati
"Daddy, apa Shasa boleh pinjem salah satu sopir disini?"
Allard mendongak lalu mengangguk "of course"
"Buat apa sayang?" Tanya Grace heran
Apa lagi ini aleasha. Batin Kenneth menjerit
"Besok Shasa mau pulang ke rumah papah" jawab gadis itu, Shasa hanya tidak tahan jika harus seatap dengan Kenneth, bisa-bisa ia kalah karena terus keceplosan ngomong pada Kenneth
Lalu tujuan meminta ijin pada allard supaya Kenneth tidak bisa seenaknya melarang Shasa pulang
"Besok rumah kamu, sudah hancur karena aku" ucap Kenneth, membuat Shasa naik pitam
"Kalau gitu Shasa mau pindah ke Manhattan, biar nggak bisa ketemu kamu lagi!"
"Ide bagus. Tapi aku juga berniat menghancurkan Manhattan buat kamu"
"Dasar brengsek!" Umpat Shasa berani
"Aleasha!" Tegur Kenneth geram
"Bahasa kamu bener-bener buruk!" Lanjutnya
"Kamu juga sama. Pergi ke club, ketemu perempuan sexy, terus mabuk-mabukan!!"
"Apa masalahnya?" Tanya Kenneth kembali tenang
"Berarti aku bener kalau kamu itu brengsek!"
Kenneth menatap tajam Shasa "kalau begitu hapus keinginan kamu untuk sekolah, karena aku nggak akan pernah izinin kamu untuk itu"