Quora, sebuah aplikasi tanya jawab yang mempertemukan seorang Anandya Winter dan Karina Asmaraloka. Kedua sosok asing yang bertemu dengan membawa lukanya masing-masing. Dan dengan berbagai permainan takdir, keduanya dipertemukan di bawah langit kota...
Aku kerumah mbak sekarang, aku mau selesain semuanya 22.41
Mau mbak jemput? 22.42 Read✔
Winter mendongak menatap gerbang rumah Yiyang dengan tatapan datar setelah mendapatkan pesan via Whatsapp dari seseorang yang telah dua tahun tidak berkomunikasi dengannya. Fyi saja, Winter sudah menginstal kembali aplikasi Whatsapp diponselnya.
Sebenarnya jarak rumah Yiyang dan Winter tidak terlalu jauh, bahkan malam ini Winter hanya berjalan kaki menuju rumah mantannya itu dengan menggunakan piyama katun tipis.
Ada sedikit rasa sesak ketika Winter berhasil mendaratkan kakinya dirumah megah milik Yiyang ini, ingatannya masih saja menyebalkan dengan menampilkan potongan-potongan kejadian yang pernah ia lalui bersama Yiyang. Winter mengenyahkan pikirannya jauh-jauh, niatnya datang kesini untuk mengembalikan berbagai barang-barang yang dulu Yiyang berikan kepadanya, bukan untuk bernostalgia tentang rasa sakit.
"Maaf lama," Yiyang dengan jaket kebesarannyamembuka gerbang dengan terburu. Diam-diam gadis itu tersenyum tipis tatkala gadis mungil di depannya itu mengiyakan ajakannya untuk bertemu.
Rasanya Yiyang ingin menangis saja ketika melihat sosok Winter yang berdiri didepannya. Seseorang yang sangat ia rindukan, kini tengah berada disisinya. Dua tahun berlalu dan Yiyang baru menyadari jika Winter telah tumbuh menjadi gadis yang semakin cantik. Sorot mata Winter juga masih sama, terasa sangat meneduhkan; tetapi kali ini Yiyang sadar jika netra amber itu menyimpan sepercik rasa benci kepadanya.