Love Is Love

9.5K 1.4K 328
                                        

Aku saranin untuk play musik di mulmed biar feelnya lebih dapet

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku saranin untuk play musik di mulmed biar feelnya lebih dapet. Happy reading!

.
.
.

Kak Karina, saya mau nanya sesuatu sama Kakak. I'm looking for answer that my question don't just fill my mind.

Apa pendapat Kak Karina tentang LGBT di Indonesia?

Is that mistake? I'm tired of being constantly labeled as the wrong person in everyone's eyes.

Lesbian, gay, bisexual, and transgender, right? Menurut pandangan saya, apapun itu yang menyangkut tentang lgbt mau itu lesbian dan berbagai sejenisnya; saya akan tetap menerima perbedaan mereka. Mereka juga tidak menganggu hidup saya dan tidak meneror orang lain, I think being different is not a mistake. Toh menjadi 'beda' bukan keinginan mereka, perasaan asing itu timbul dengan sendirinya. Gak ada orang di dunia ini yang ingin terlahir dengan orientasi seksual yang menyimpang. Kebanyakan dari mereka bukan ingin dilegalkan hubungannya di negara tabu seperti Indonesia, mereka hanya mau diakui haknya; dan ingat, mereka masih manusia yang berhak jatuh cinta dengan siapapun yang hatinya kehendaki. Kalopun kamu punya pandangan yang berbeda dengan saya, jangan pernah mendeskriminasi mereka, ya? Mungkin lebih baik untuk bersikap netral. Menjadi beda gak selamanya terlihat buruk, gender doesn't matter. Love is love.

Maaf baru membalas, kemarin malam saya gak nemuin sinyal. Maaf ya kalau jawaban saya kurang memuaskan buat kamu.

Wait, what do you mean 'i am tired of being constantly labeled as the wrong person in everyone's eyes?' Anandya, are you a lesbian?

Aduh maafkan saya, gak seharusnya saya lancang menanyakan hal sensitif kayak gini sama kamu. Maafin saya.

Winter hanya menatap nanar ruang obrolannya dengan Karina di aplikasi Quora sembari menyesap segelas susu hangat yang berada di genggamannya. Malam ini dirinya memilih untuk terduduk anteng di balkon kamarnya daripada bergelung di atas tempat tidur. Sebenarnya gadis itu masih mempunyai tugas yang menumpuk, apalagi saat ini dirinya sedang berada di kelas sekolah menengah akhir.

Sudah di pastikan tugasnya sangat banyak dan tidak manusiawi. Namun Winter nampak tidak peduli, tangannya menaruh gelas berisi susu coklat yang sudah habis setengah di atas lantai. Fokusnya kembali terpusat pada benda elektronik berwarna hitam, jemarinya bergerak mengetikkan beberapa kata jawaban untuk dikirim ke Karina.

Seperti biasa, Winter akan selalu merasa antusias ketika mendapat pesan dari gadis relawan itu.

Saya puas dengan pendapat Kak Karina, terimakasih banyak, ya! Saya bersyukur bertemu dengan Kak Karina yang memilki pemikiran yang terbuka. Dan saya setuju dengan pendapat kakak, mereka hanya mau diakui haknya oleh orang lain.

Quora [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang