ALYSYA: KOMA

956 36 2
                                    

Happy reading😔

"That you were Romeo, you were throwing pebbles,
And my daddy said, "Stay away from Juliet"
And I was crying on the staircase
Begging you, "Please don't go"
And I said...

"Romeo, take me somewhere we can be alone.
I'll be waiting; all that's left to do is run.
You'll be the prince and I'll be the princess,
It's a love story, baby, just say, 'Yes.'"

-o0o-

Setelah mendengar tuturan dari Alysya dunia cowok itu seakan-akan hancur berkeping-keping. Ia tak habis pikir bagaimana Alysya yang notabenya cewek polos bisa-bisanya hamil diluar nikah?

"Lo-lo bercanda kan Sya?" gugupnya dengan nafas tak teratur. Alysya menghembuskan nafas panjang sembari menikmati angin pantai, ia menatap temannya yang selalu ada saat duka maupun suka, "Alysya gak lagi bercanda. Ini kenyataan yang harus Alysya terima. Alysya diperkosa sebelum promnight sekolah dan Mama udah mengikhlaskan secara perlahan. Awalnya Alysya gak tau kalau Alysya bakalan hamil tapi ini udah terjadi Sya. Teman kecilmu si Alcya udah gak suci lagi," jelasnya dengan suara gemetar.

"Emang ya Allah gak adil sama Alysya. Setelah mangambil Papa Allah mendatangkan pria jahat untuk ambil kesucian Alysya,"

"Masih ingat gak? Waktu Alysya nyuruh Arsya buat bawain es dawet setiap hari? Ahahaha Alysya ngidam pertama dan Alysya ngidam kedua saat keluarga Arsya datang dimana Arsya bilang kalau Alysya hamil? Dan Alysya bilang iya tapi bodohnya Arsya gak percaya,"

Cowok itu masih ingat saat didalam mobil Alysya bilang dirinya tengah hamil tapi bodohnya ia tidak percaya dan berakhir debat. Cowok itu masih mendengar penjelasan dari Alysya walau pikiran jauh kesana.

-o0o-

Malam ini adalah saksi bisu dari keduanya. Malam yang panjang dan lelah seakan-akan menambahkan tiap detiknya. Alysya, gadis itu tengah duduk dibalkon setelah diantar pulang oleh Arsya. Saat diperjalanan pulang keduanya membisu tidak ada yang membicarakan ulang apa yang terjadi dipantai.

Cewek yang memakai piyama coklat susu menatap langit-langit diatas sana yang memancarkan keindahan malam ini. Ia menyetel lagu love story atau terkenalnya Juliet lewat airphonenya.

"Cause you were Romeo - I was a scarlet letter,
And my daddy said, "Stay away from Juliet."
But you were everything to me,
I was begging you, "Please don't go." Alysya menghayati setiap lagu yang ia putar.

Deg

"Arghh jantung Alysya," erangnya sembari menekan dadanya yang tiba-tiba berdetak cepat.

"Arggh sa-sakit,"

-o0o-

Samar-samar Alysya mendengar suara Mamanya dan perlahan ia membuka mata nampak ruangan serba putih dan bau obat-obatan, "Allhamdulilah udah sadar,"

"Ma-mma dahdda Alysya ssa-kit," ringisnya membuat orang-orang didalam ruangan ICU panik dan memanggil dokter.

"Kalian bisa keluar? Kasih waktu sebentar buat saya cek kondisinya dan jangan menyerah mendoakan keselamatan gadis cantik ini," ujar dokter itu tak lain bukan dokter khusus penyakit dalam.

Keluarga dan kerabat Alysya keluar ruangan dan duduk disamping pintu. Semuanya berdoa agar penyakit Alysya segera diangkat oleh Yang maha kuasa.

Satu jam telah usai akhirnya dokter dan suster keluar dan diberi tumpukan pertanyaan,"Gimana dok keadaan anak saya?"

ALYSYA (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang