"Kalian tadi ngapain hah?! Kamu Amanda! Jelasin!!"
'padahal gue korbannya, mentang mentang anak kepala sekolah jadi gue yang disalahin' batin Amanda sambil menahan amarahnya
"Saya ga salah apa-apa bu.., dia nampar saya duluan, lihat ini bu buktinya, pipi saya merah banget bu, saya marah lah jadi saya jambak aja rambutnya, dia cuma akting aja di depan ibu biar seolah-olah saya yang bikin pertengkaran ini." Amanda menjelaskannya dengan wajah kesal menatap Giselle
"Enggak Bu.. saya yang ditampar duluan, terus dia ngejambak saya juga bu," ucap Giselle membantah tuduhan Amanda dan mencoba meyakinkan guru BK, tiba tiba seorang wanita masuk dengan wajah penuh amarah lalu mendekati Amanda
"Oh ini yang ngelukain anak saya?!," ucap wanita yang merupakan ibu Giselle dan juga istri dari kepala sekolah sambil menunjuk-nunjuk di depan wajah Amanda
Amanda yang melihatnya merasa kesal tapi dia mencoba untuk menahan emosinya
"Maaf ya Bu.. tapi anak ibu duluan yang nampar saya," ucap Amanda
"Engga mih! dia nampar pipi aku! dia berdua duaan sama cowo terus bolos pelajaran MTK wajib mih, dia juga ngejambak rambut Giselle." Ucap Giselle kepada mamih nya itu dengan nada merengek
'Dih pendusta' batin Amanda
Amanda menatap mata ibunya Giselle dengan mata penuh arti
"Engga bukan begitu, saya di UKS karena sebelumnya saya sakit.. aduh kayaknya sekarang saya bakal sakit lagi kalau begini caranya, dan saya juga udah izin, dan cowo itu-" belum selesai Amanda bicara, ibu Giselle memotong perkataan Amanda
"Kamu! siapa kamu namanya?! KAMU GA PUNYA SOPAN SANTUN YA?! KAMU GAK PERNAH DIAJARIN SAMA ORANG TUA KAMU?!," Ibunya Giselle memelototkan matanya dan menunjuk-nunjuk Amanda, tapi Amanda tetap mencoba menahan emosinya dan diam
"Ayahnya meninggal mih, ibunya sibuk juga," bisik Giselle kepada mami nya
"OH... PANTESAN GA ADA SOPAN SANTUN, AYAH AJA GA PUNYA!" perkataan ibu Giselle membuat Amanda seperti akan meledakkan emosinya
____________________________
Erza mendengar keributan di kelas sebelah dan mencoba keluar dengan kaki yang sedikit pincang untuk mencari tau.
"Wah si Amanda berani juga ya berantem sama anak kepsek," ihsan tiba-tiba berada di samping Erza, ikut menonton keributan
"Lo tadi di UKS kan?," Ihsan
Erza menoleh lalu mengangguk
"Katanya mereka berantem karena ada yang berduaan di UKS," lanjut ihsan
"Oh.. gitu." Erza
"Kok oh gitu sih? Elo kan tadi yang berduaan sama si Amanda za!," balas Ihsan kesal
"Oh.. namanya Amanda," gumam Erza
"Bisa-bisa si Amanda dikeluarin dari sekolah ini mah" Ihsan
"Terus? hubungannya sama gue apaan?," tanya Erza sinis
Ihsan hanya menghela nafas dan menatap Erza
"Tau deh terserah lu aja Za, masuk aja kuy." Ihsan kemudian berjalan kembali ke tempat duduknya, lalu disusul oleh Erza yang merupakan teman sebangku Ihsan.
KAMU SEDANG MEMBACA
ERZA CHAIDEN [uncontinued]
Teen Fiction[ • ] Ini kisah tentang perjuangan Amanda yang merasa menemukan cinta sejatinya di SMA. Erza yang tidak peka dengan isi hatinya selalu menolak padahal dia juga suka pada Amanda. Yang Erza lakukan hanya bisa membuat Amanda salah paham. Bagaimana kisa...
![ERZA CHAIDEN [uncontinued]](https://img.wattpad.com/cover/254598785-64-k323055.jpg)