"Loh ?? Choi soobin ??" sanha menyergit disaat tak sengaja berpapasan dengan soobin ditengah jalan.
"Tumben belum pulang jam segini"
"Kau sendiri, belum pulang juga ??" tanya soobin balik, sanha terkekeh--
"Aigoo chingu~ ternyata kau terlalu sibuk dengan pasien mu, sampai melupakan sahabatmu sendiri yaa~"
"Asal kau ingat, ini jam shift jaga malam ku tau !! aku lembur-- Tidak seperti dirimu, enak ya ?? Sekarang tak punya jam tengah malam lagi~" sindir sanha.
Soobin mendengus mendengar keluhan sanha.
"Itu belum seberapa, jam jaga malam mu tidak setiap hari bukan ?? Lalu menurut mu-- Bagaimana dengan aku yang harus menjaga juga mengurus pasien selama 24 jam setiap hari ??" batin nya.
". . . ."
". . . ."
Terdiam sesaat-- Akhirnya soobin mengulurkan tangannya dan menepuk nepuki bahu sanha.
"Fighting" ucap soobin seadanya.
"Btw, kau barusan darimana ??"
Pertanyaan sanha berhasil membuat soobin meneguk ludahnya dan berusaha menyembunyikan ekspresinya.
Demi apa-- Sanha itu dokter psikolog sama sepertinya.
Jika tidak berhati hati, mungkin semuanya bakal ketahuan.
"Eumm biasa, dari toilet tadi-- Ada sedikit urusan" bohong soobin.
Tentu saja, dia habis pergi dari ruangan CCTV.
Dan menghapus "Bukti".
Sebelum sanha bisa kembali bertanya, dengan cepat soobin harus mengakhirinya.
Langsung melancarkan aktingnya, soobin berpura pura melihat jam ditangannya--
"Wahh, tidak terasa sudah jam segini-- Kalo begitu, aku pamit-- Yang semangat bergadangnya~" melambaikan tangannya, soobin pun melesat pergi.
". . . ." Meninggalkan sanha yang menyergit heran.
"Huh ?? Tunggu-- toilet !??"
"Yang benarsaja !?? Untuk apa dia ketoilet sejauh ini ?? Bukannya disitu juga ada ??"
"Bahkan jaraknya lebih dekat dan tidak bertolak arah ??"
". . . ."
". . . ." Merasa janggal, sanha terdiam sesaat lalu mendengus gusar sembari menaikan kedua bahunya.
Whatever-- dia tak peduli.
.
.
.
.
"Arghhh, jam lembur seperti ini membuatku gila !!" sanha memekik frustasi, hingga--
"Eoh sanha ??" Sapa seokjin ditemani namjoon disebelahnya.
Sanha sedikit terkejut lalu menoleh kesumber suara.
"Eh !!? Dokter seokjin ?? Dokter namjoon ??"
Seokjin tersenyum "Belum pulang ?? Atau, punya jam malam hari ini ??"
Sanha mengangguk "Iya, kebetulan ada jam malam dokt---"
"Eiyy jangan panggil kami seformal itu~ panggil saja kami paman~" seka seokjin.
"Eumm maaf, jadi-- Paman seokjin dan paman namjoon sedang apa ??" Tanya sanha, namjoon dan seokjin saling memandang.
"Ohh kebetulan kami berdua dari ruangan CCTV tadi~" jawab seokjin lembut.
Mendengar itu, sanha langsung menyergit-- Terjebak dalam beribu pertanyaan di otaknya.
"Tunggu, jika eomma dan appa soobin ada disini-- Lalu, kenapa soobin juga baru lewat dari arah sini tadi ??"
KAMU SEDANG MEMBACA
Criminal Psycho
FanfictionHe sweet but a psycho But mama im in love with a criminal mama plz dont cry i will be alright all reason aside i just cant deny "I love this guy" Semuanya terdengar mustahil Choi Soobin dokter psikolog muda ini tak pernah menyangka bisa masuk di keh...
