Perkara Il Sik yang tiba tiba marah waktu di caffe itu, ternyata dia lihat Joo Hyuk dan Sung Kyung sedang bersama. Dia kira, dia salah lihat. Tapi setelah dia dekati, ternyata benar. Bahwa siapa yang dia lihat adalah Joo Hyuk dan Sung Kyung.
Awalnya Il Sik sudah curiga dengan posting Sung Kyung dengan Joo Hyuk terakhir kali itu. Terlebih dengan caption yang mungkin siapapun aku salah paham kalau membaca itu. Karna memang sangat terdengar bahwa mereka memamerkan kemesraan.
Dan karna posting itu pun yang membuat Il Sik tau bahwa Joo Hyuk sedang selingkuh.
Il Sik sudah ingin mengejar joo Hyuk dan Sung Kyung. Sayangnya langkahnya tertinggal karna mobil yang dikendarai Joo Hyuk dan Sung kyung sudah melaju jauh.
🍁🍁🍁🍁🍁
"Mau nyari apa lagi?" - Joo.
"Baju" - Sung kyung.
"Emang di Amerika gak ada baju?" - Joo.
"Ya ada. Masa gak ada sih. Haha" - Sung Kyung.
"Ya terus?" - Joo.
"Biar ada alasan aja jalan sama kamu" - Sung Kyung.
Sung Kyung berjalan dengan menggandeng lengan Joo. Mereka berjalan sembari tertawa.
Seharian ini. Tidak. Sudah satu minggu ini mereka berdua selalu bersama.
Sung Kyung tidak tau kalau Joo Hyuk punya pacar. Begitupun Joo Hyuk tidak memberi tahu apa apa ke Sung Kyung.
"Kita makan dulu ya, habis itu baru kalo kamu mau belanja lagi" - Joo.
"Oke" - Sung Kyung.
Mereka masuk ke sebuah caffe yang tak jauh dari posisi mereka tadi.
Mereka masuk tanpa kendala apapun. Dan duduk saat seorang pelayan menunjukan meja untuk mereka.
Tapi, ternyata ada sepasang mata yang menangkap mereka. Sepasang mata itu seperti sudah berapi api melihat Joo dan Sung Kyung.
Sepasang mata itu masih Setia memandangi mereka. Bahkan sampai mereka menikmati pesanan mereka.
Dan hal yang tidak pernah dia bayangkan adalah. Matanya menangkap Joo yang mengelap sisa makanan di ujung bibir Sung Kyung.
Tubuhnya bangkit, dan langkahnya mantap menuju arah Joo.
Dan, bugh.
"Gila ya!" - Sung Kyung.
"Hye Young?" - Joo.
"Hah. Iya. Gue gila, kenapa?" - Hye Young.
Orang tadi adalah Hye Young. Hye Young yang melihat Joo, dan sialnya dia juga melihat sikap Joo pada cewek itu.
"Joo. Kamu kenal dia?" - Sung Kyung.
"Bisa bisanya ya, lo asik asikan haha hihi sama cewek lain. Sedangkan cewek lo lagi sibuk kerja sama ngobatin luka soal abangnya yang hilang. Gak habis pikir gue. Lo serendah itu!" - Hye Young.
"Tunggu. Ini maksudnya apa?" - Sung Kyung.
Joo hanya diam, sembari menatap ke arah Hye Young.
"Joo? Ini ada apa sebenarnya?" - Sung Kyung.
Bukannya menjawab, Joo malah menarik tangan Sung Kyung untuk meninggalkan caffe itu.
Tentu saja Hye Young gak akan tinggal diam. Dia mengejar langkah Joo dan satu pukulan lagi dia layangkan ke wajah tampan kekasih sahabatnya itu.
Bugh.
"Hei! Stop!" - Sung Kyung.
Pukulan Hye Young cukup kuat ternyata. Sampai membuat Joo terjatuh di lantai.
Amarahnya masih memuncak. Rasanya Hye Young masih ingin melanjutkan memukul wajah Joo. Beruntung Joo masih bisa diselamatkan. Teman teman Hye Young yang tadi datang dengannya, melerai mereka. Menahan Hye Young untuk tidak memukul Joo lagi.
"Udah, Young. Udah",
"Minggir! Gue perlu ngasih pelajaran cowok brengsek ini!" - Hye Young.
"Stop, Young. Kasihan anak orang bonyok begitu",
Tentu saja Joo tidak melawan. Karna dia tau dia salah disini.
"Mbak. Ini temennya bawa pergi cepet",
Dengan cepat Sung Kyung memapah tubuh besar Joo. Saat Hye Young ditahan oleh teman temannya.
Sudah jauh. Mata Hye Young sudah tidak melihat lagi joo dan Sung Kyung.
"Arrgh!!! Sialan. Bajingan!" - Hye Young.
Berkali kali Hye Young memukul tembok. Hingga tangannya terluka cukup parah.
Tentu saja Hye Young marah, kesal, dan kecewa pada Joo. Bahkan dia juga kecewa dan marah pada dirinya sendiri. Karna tidak mampu menjaga Jojo dengan baik.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
. Bersambung...
Ya ampun bersambung lagi bahasanya. Dah kayak sinetron aja nih gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Untuk Dia (END) ✔
RomancePENTING!!! Cerita ini hanya fiksi semata. Ini hanya berdasarkan daya khayal ku saja. Tidak ada niatan untuk merugikan pihak manapun. Jadi, Teruntuk para pembaca mohon pengertian dan kebijaksanaan dalam memahaminya. Terimakasih.
