Episode 30 (Spesial)

21 4 2
                                        

Masa PDKT part 3 (flashback).

....

Kini, setiap hari Jojo harus mendengarkan gunjingan orang orang saat ia berjalan di kampus.

Sudah beberapa hari terakhir ini dia mendengarkan gosip tentang dirinya.

Ia berjalan menuju kelasnya.
Kelas pagi nya mulai 15 menit lagi, dengan mata kuliah yang diajar oleh si dosen baru, Nam Joo Hyuk.

"Jojo annyeong..." - Ji Woo.

Suara itu menenangkan dirinya. Ji Woo, sahabatnya.

Setidaknya ia kini memiliki Ji Woo yang mengerti tentang keadaannya.

"Annyeong... " - Jojo.

"Siap ketemu dosen rese itu?" - Ji Woo.

"Huhh... Mau gimana lagi. Mau gak mau emang harus ketemu kan?" - Jojo.

Jojo dan Ji Woo pun sudah duduk di bangku kelas mereka.

Sudah ada beberapa mahasiswa lainnya, yang menatap Jojo saat ia memasuki ruang kelas.

"Selamat pagi..." - Joo.

"Pagi kak...",

Sautan para mahasiswa saat Joo sang asisten dosen mereka memasuki ruang kelas mereka.

"Kita kuis dadakan ya?" - Joo.

"Yah....",

Seru kesal semua mahasiswa mendengar Joo mengadakan kuis dadakan.

Jojo dengan sikap tenang tanpa mempermasalahkan kuis dadakan itu malah membuat mahasiswa lainnya meliriknya sinis.
Mereka mengira bahwa Jojo sudah tau akan ada kuis dari Joo, sebab itu Jojo terlihat sangat tenang.

"Pantesan santai aja. Orang udah tau kalo ada kuis dadakan",

Gumam seseorang yang ada di dua baris belakang Jojo.
Namun terdengar oleh Jojo dan Ji Woo.

Ji Woo yang mendengar itu pun langsung bangkit dari kursinya.

"Eh maksud lu apa? Lu nyindir Jojo? Hah?" - Ji Woo.

"Gue gak ngomong apa apa kok",

Jawabnya sedikit takut karna kegalakan Ji Woo.

Ji Woo memang terkenal galak dan judes. Terlebih ia tidak suka ketika temannya dalam gosipan orang orang.

"Kalo lu gak tau apa apa soal Jojo, mending diem deh. Gak usah sok tau soal hidup orang. Urus tuh hidup lu sendiri!",

Nada Ji Woo semakin meninggi pada mahasiswa itu, yang membuat dia menjadi terdiam karna bentakan Ji Woo.

Jojo malah memilih keluar dibanding harus mendengar omongan teman teman sekelasnya.

Joo pun mengikuti Jojo yang pergi keluar dari kelasnya.

"Jo...",

Panggil Joo yang membuat Jojo mempercepat langkahnya.

Untuk Dia (END) ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang