PENTING!!!
Cerita ini hanya fiksi semata. Ini hanya berdasarkan daya khayal ku saja.
Tidak ada niatan untuk merugikan pihak manapun.
Jadi,
Teruntuk para pembaca mohon pengertian dan kebijaksanaan dalam memahaminya.
Terimakasih.
Semua orang heran saat melihat kembalinya Jojo. Mereka heran melihat Jojo yang seakan tak pernah terjadi apa apa pada dirinya.
Mereka melihat senyum cerah milik Jojo yang kembali. Sikapnya yang kembali hangat dan baik.
Bukan apa apa. Mereka hanya takut jika Jojo terkesan terlalu memaksakan dirinya.
Tapi berkali kali Jojo meyakinkan mereka semua untuk tidak khawatir lagi pada dirinya.
Seperti sekarang. Jojo terlihat sangan memforsir tenaganya untuk bekerja. Bahkan karna itu, ia jarang bertemu dengan kekasihnya, Joo.
Tak banyak yang tau. Ternyata Jojo meyakinkan dirinya bahwa sang abang dan iparnya tak pernah menaiki pesawat itu, bahwa abangnya tak pernah mengalami sebuah kecelakaan. Abangnya hanya ingin tinggal lebih lama di sana bersama sang istri. Itu saja.
Jojo mengubur dalam dalam berita kecelakaan itu, melupakannya.
Sebab itu Jojo sekarang terlihat seperti semula, seperti awal sebelum ayah ataupun abangnya telah tiada.
Namun yang orang orang tau, bahwa Jojo hanya sudah berdamai dengan perasaannya.
Seperti sekarang. Setelah sekitar sebulan lamanya ia tidak bertemu dengan Joo. Akhirnya mereka memutuskan untuk berjalan jalan ke taman bermain weekend ini.
Suasana taman bermain tampak ramai, karna hari ini adalah weekend. Dimana semua rutinitas pekerjaan sedang libur. Jadi banyak keluarga ataupun pasangan muda-mudi yang mengisi akhir pekan mereka di sini.
"Kak, beli cotton candy yuk. Itu di sana",
Jojo menarik lengan Joo dengan cepat. Joo hanya menurut saja kemauan kekasihnya itu, yang terpenting kekasih bahagia.
"Ih, kokgitusihmakannya. Haha...",
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jojo tertawa melihat cara makan cotton candy kekasihnya itu. Menempelkan permen itu pada mulutnya.
Joo pun senang melihat kekasihnya bisa tertawa begitu.
Mereka sedang duduk di salah satu bangku taman.
"Sayang...",
"Emm?,
Jojo menoleh pada kekasihnya itu.
"Dinner yuk entarmalem?",
"Boleh. Udah lama juga kita gak romantisromantisan, hehe",
Joo mengelus pelan puncak kepala Jojo.
Mereka pun kembali menikmati cotton candy mereka yang masih sedikit.
Sesekali tertawa melihat tingkah menggemaskan para anak anak kecil yang asik bermain di sana. Tak kalah senang saat melihat para orangtua nya yang tersenyum lebar menyaksikan anak anak mereka asik bermain.
Mungkin mereka juga akan saat bahagia ketika melihat anak mereka kelak senang saat bermain seperti ini.
...
Mereka telah pulang sore tadi dari taman bermain. Karna mereka akan dinner malam ini.
Joo sudah memesan satu meja di restoran untuk ia dan kekasihnya makan malam.
Joo baru saja menjemput Jojo. Mereka tengah berada dalam perjalanan menuju restoran, tempat mereka akan dinner malam ini.
Sampailah mereka di tempat tujuan mereka. Restoran tempat mereka dinner.
Jojo tampak cantik dengan dress bermotif bunga-bunga. Sedang Joo, memakai kaos putih polos yang ia padukan dengan jas dan celana yang senada warnanya. Tampak formal sekaligus casual.
Seharian ini Joo bahagia karna melihat senyum bahagia kekasihnya.
Ia senang bisa kembali melihat wajah cerah itu lagi. Senyum indah itu lagi.
Mereka berdua menikmati langit yang bertabur bintang dari rooftop restoran ini.
Langit yang cerah.
. . . . . . . . . . . . . . .
Bersambung...
Ya ampun.
Buntu sudah isi otakku.
Ckckck...
Mau gue tamatin aja deh lah.
Ya gimana. Orang bikin cerita aja maju mundur gini.
Lihat aja,
Mana ada yang per-chapter nya yang biasa panjang, ini jadi pendek pendek gini.