One Piece (Part4)

1.9K 183 20
                                        

Pov Mugiwara

Saat aku melihat wajah Camie untuk pertama kali, aku teringat akan episode onepiece yang menceritakan Camie yang nanti akan ditangkap oleh Peterman salah satu anggota geng penculik yang berada dikepulauan Sabaody.Camie nanti akan diperjualbelikan dirumah pelelangan manusia milik Douflaminggo dan saat dia akan dilelang ternyata pada saat itu juga Tenryobito berada disitu.Tenryobito pada saat itu sedang mencari budak baru yang nanti akan menjadi mainan mereka menggantikan Devil Dias yang meledak akibat melarikan diri.
Saat mereka melihat Camie salah satu Saint yang tak lain Charloss menjadi tertarik dan ingin membeli Camie, Charloss kemudian membeli Camie dengan harga yang sangat tinggi(500jt berry) melebihi harga yang diperkirakan oleh Nami sebelumnya yang hanya puluhan juta berry saja.Merasa tidak sanggup dengan penawaran yang dibuat Charloss membuat Nami akhirnya menyerah,namun Luffy yang tidak terima dengam itu lalu menghajarnya sampai membuat Saint Charloss pingsan.Dan akibat hal itulah mereka Kru SHP harus menelan pil pahit dengan bertarung melawan Schibukai dan salah satu admiral.

Ketika aku mengingat episode itu aku merasa merinding sendiri, bagaimana tidak, satu admiral bisa menghancurkan 11 Supernova dan satu Shicibukai bisa menerbangkan Kru SHP kebeberapa pulau yang berbeda.

'Ini akan merepotkan jika dia sampai tertangkap'batinku merencanakan sesuatu untuk menghindari hal yang terburuk terjadi

Aku kemudian menepuk bahu Zoro Serafall dan Jiraiya dan berkata pada mereka

"Dialah yang akan menjadi misi pertama kita"

Jika aku mengingat akan misi yang diberikan oleh Grup chat tentang penyelamatan budak, maka bisa jadi Camielah yang harus kami lindungi mulai sekarang.
Dan jika dia bukanlah bagian dari misi kami maka bisa jadi misi kami adalah menghancurkan rumah pelelangan budak milik Douflaminggo.
Tapi itu cuma asumsiku, untuk lebih jelasnya hanya grup chat yang tahu.

"Apa maksudmu Bocah, " bisik Jiraiya ketelingaku

"Hmm dia akan ditangkap dan akan dijadikan sebagai budak" balasku

"Apaaaa ...benarkah itu Mugiwara-kun" tanya Shinobu yang masih gemetar sambil memeluk lenganku.
Shinobu masih sangat ketakutan dengan moster besar yang tadi muncul dilautan, dia trauma melihat itu, jadi dia sekarang ini memegang tanganku dengan sangat erat dan tidak mau melepaskannya.

"Kalau begitu bagaimana bocah, jika kita mengikuti mereka(SHP) terus, kita akan terlambat menjalankan rencana kita"kata Jiraiya kembali

Zoro yang masih penasaran dengan rencanaku lalu bertanya dengan nada kesal

"Sebenarnya apa rencana kalian brengsek"

"Aku juga ingin tahu Mugi-chan,tidak bukan aku saja tapi kami bertiga ingin tahu tentang rencana yang kalian buat"sambung Serafall juga ingin tahu

Mendengar itu aku hanya mengehela nafas pasrah,
"Baiklah tunggu saat kita sampai di kepulauan Sabaody, aku tidak ingin mereka(Kru SHP) mencurigai kita, jika kita diam diam bertemu dimalam hari"

Mendengar itu, mereka bertiga hanya bisa setuju dengan saranku, karena memang sangat berbahaya jika rahasia masa depan terbongkar oleh yang lainnya.

Kami kemudian berkenalan dengan Camei setelah Kru SHP memperkenalkan diri mereka masing-masing padanya.
Ternyata dia tidak sendirian saat keluar dari perut monster laut, ada seekor bintang laut yang berada disampingnya.
'Aaahhh...itukan Pappag'batinku ingat dengan namanya.

itukan Pappag'batinku ingat dengan namanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Fake God with Dimensional Group ChatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang