One Piece (Part 11)

1.5K 178 40
                                        

Setelah berhasil menukar tubuh Ace dengan orang lain tanpa ketahuan, keduanya segera meninggalkan level 6 dan menyusul anggota lain yang saat ini tengah membebaskan seluruh penjahat yang ada dilevel 1 sampai level 4.
Ditengah perjalanan menuju kesana, Jiraiya yang masih bingung dengan nasib Ace lalu bertanya pada Mugiwara.
"Bocah, sebenarnya apa yang akan kau lakukan pada Ace, aku bingung kenapa kita harus membuatnya tertidur, kenapa kita tidak melepaskannya saja"

"Hmmm...misi ini yang membuat kita harus melakukan itu Jiraiya, kau tahu masa depan didunia ini Ace harus mati dan itulah mengapa kita harus menyembunyikan dia dulu sampai Ace palsu itu mati dan seluruh dunia melihat kematiannya"

"Aku tahu itu, tapi setelah Ace palsu itu mati, apa yang akan kau lakukan  pada Ace asli, tidak mungkinkan aku membawanya sampai keduaniaku"tanya Jiraiya kembali.

Mugiwara sampai terkekeh mendengar perkataan itu

"Hehe...nanti kau akan tahu sendiri apa yang akan kulakukan pada Ace, lebih baik kita fokuskan dulu untuk menipu dunia ini"

Jiraiya mengangguk dan tidak bertanya lagi,
Setelah berlari selama 15 menit, mereka berdua akhirnya sampai pada gerbang level 4, pada level ini suhu dipenjara seharusnya lebih dari 50°c tapi sepertinya sihir Serafall telah merubah kondisi itu menjadi normal, nyala api membara yang ada ditungku yang biasanya untuk membakar tahanan telah padam dan berubah menjadi asap akibat bongkahan Es besar yang masuk kedalamnya.
Mereka berdua juga melihat ribuan tahanan dari level 1 sampai 4 telah dibebaskan dan berkumpul disatu ruangan besar.
"Bukankah itu mereka bertiga Bocah"

"Yahhh, tapi kenapa mereka berdiri disana"

Ketiga anggota grup chat saat ini berada didepan ribuan tahanan, mereka berdiri disebuah panggung Es yang dibuat oleh Serafall untuk memimpin para tahanan yang telah dibebaskan.
Dan sekarang ini para tahanan yang telah lepas sedang berdialog dengan mereka bertiga.

"Juru selamat, , kenapa kita harus menunggu disini,bukankah lebih baik kita kabur sekarang juga"

"Benar, lebih baik kita kabur selagi kepala sipir Magelan belum muncul"

Mendengar itu, ketiganya lalu membalas
"Tenang kalian semua, , kita harus menunggu disini sampai pemimpin kami tiba"

"Benar, pemimpin kamilah yang berjasa besar atas bebasnya kalian, kami cuma perantara saja"

"Dan ingat Jangan panggil kami dengan juru selamat, julukan itu seharusnya untuk pemimpin kami"

Mendengar info itu, seluruh ribuan tahanan tiba-tiba bergolak riuh

"Apaaaahhh...., Pemimpin Juru selamat, , bukankah itu berarti dia...?????”

”Diaa adalah...!!!!”

”Benar, , dia pasti!!!!!”

Lalu ada seorang tahanan senior penghuni level 4 yang tiba-tiba maju kedepan dan berteriak kepada mereka

"Dewa...Dia Dewa, , kalian semua setelah tibanya Pemimpin Juru selamat, kita harus bersujud padanya, kalian mengerti"

*HaaaaaaIiiiiiiiiiiiiiiiiiii*semuanya menjawab serempak.

"Woooo Sugoiiii...aku tidak tahu kalau didunia ini ada dewa, yang kutahu cuma Enel"kata seorang laki-laki memakai topi jerami dikepalanya,
Dia adalah Luffy, dia tadi menyusup masuk keimpel down tapi sialnya langsung ketahuan saat memasuki Level 2, tapi untung saja dia berhasil selamat karena ketiga orang itu tiba-tiba menolongnya dan mengajaknya untuk bergabung membebaskan para tahanan, memang agak sedikit melenceng dari tujuan Luffy sejak awal, tapi karena dia merasa percaya pada ketiganya maka dia ikut saja mengikuti mereka.
Toh, Luffy sudah mendapat janji dari mereka kalau mereka akan membantunya menyelamatkan saudaranya.

Fake God with Dimensional Group ChatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang