Pov Mugiwara
Selesai makan,kami berdua langsung bergegas pergi kekonoha. Kami mengambil rute jauh agar ketika sampai disana pertarungan Naruto melawan Pain sudah berakhir.
"Hey Jiraiya jangan katakan kepada siapapun tentangku,cukup kau dan Fukasaku saja yang tahu" ucapku menyuruh Jiraiya agar tidak memberitahu semua orang akan identitasku yang sebenarnya. Bagiku sudah cukup aku berbohong didunia One piece ataupun Dxd.
"Aku mengerti. Lalu kau ingin diperkenalkan seperti apa bocah??" tanya Jiraiya.
"Yah, katakan saja kalau aku ini muridmu Jiraiya"
"Hmmm ..kalau itu mereka tidak akan percaya bocah, selama 4 th ini aku selalu bersama Naruto,bagaimana aku menjelaskannya???"tanya Jiraiya
"Oh iya,aku lupa"
Aku berpikir sebentar mencari alasan yang meyakinkan agar mereka bisa percaya.
Dan aku ketawa setelah mendapatkan sebuah ide yang sangat brilliant,
"Hahaha, yah bilang saja aku anak harammu Jiraiya"
"Apaaaahhhhhh,kau gila bocah, kau ingin merusak nama baik Jiraiya-sama" balasnya menolak.
'Nama baik dari hongkong,kau itu sudah terkenal bejat pak tua mesum'batinku ingin protes tapi aku tahan,
"Hmm... Cuma itu alasan yang paling masuk akal Jiraiya. Mereka kan sudah tahu watakmu(doyan wanita). Tapi kalau kau nggak mau, ya katakan saja aku ini muridmu sebelum bertemu Naruto, atau alasan lainnyalah,yang penting jangan beritahu mereka soal aku yang bukan berasal dari dunia ini"
Mendengar itu,Jiraiya hanya bisa menghela nafas.
"Haaaaahh... Ya sudahlah, aku pilih jadi ayahmu saja" ucap Jiraiya pasrah karena dia juga tidak menemukan alasan lain yang lebih bagus daripada itu.
"Pilihan yang bagus Otousan,hahaha"
"Sialan, jangan panggil aku seperti itu, merinding aku mendengarnya"ucap Jiraiya dengan tubuhnya bergidik risih.
"Kalau gitu Papa"
Wajah Jiraiya langsung berubah datar mendengar usulan cepatku.
"Otousan lebih baik"
45 menit kemudian ...
Perjalanan kamu kekonoha membutuhkan waktu yang lama. Medan yang terjal dan hutan yang lebat menyulitkan kami sampai disana.
"Apa masih jauh Jiraiya"tanyaku kelelahan karena bukan hanya berlari saja yang kulakukan tapi aku juga berlatih.
"Seben-"
Graaaaaaahhhh......
"Suara apa itu" tanya Jiraiya mendengar suara samar dari kejauhan.
Aku juga mendengarnya,tapi karena otakku sedang ngeblank akibat keletihan aku cuma mengangkat bahu. Sebagai jawaban tidak tahu.
Grwaaaaaaaaahhhhhh
Lagi-lagi suara itu terdengar ditelinga kami. Dan kali ini sangat keras.
Mendengar suara samar semakin jelas,kamipun memutuskan berhenti berlari. Jiraiya lalu naik kepuncak pohon untuk mencari tahu suara apa itu. Dan ketika dia mengetahui darimana sumber asal suara tersebut wajahnya langsung berubah pucat saat melihat seekor monster rubah terlihat menyemburkan api dari mulutnya.
Jusssssshhhhhh....jusssssssshhhhh...jusssssshhhhhhh
"K-k-kyubi" gagap Jiraiya melihat Monster berekor 9 yang belum sempurna terperangkap didalam bebatuan.
Jiraiya tahu itu Naruto. Dia bergegas turun dari pohon dan berniat pergi menolongnya namun langsung kuhentikan sebelum dia selesai bicara.
"Bocah aku harus per-"
"Tenanglah, dia akan kembali seperti semula, percaya saja sama Naruto" tegasku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake God with Dimensional Group Chat
De TodoMc kali ini adalah seorang reinkarnasi yang hidup didunia anime yang sangat damai, yaitu dunia anime Chunibyou dan dia hidup sebagai kakak dari Togashi Yuuta Grup chat terdiri dari.... Bagian pertama... Fake God{ MC} -Naruto -Onepiece -High School d...
