Informasi (Naruto)

896 103 45
                                        

Perdebatan itu akhirnya selesai, dengan hasil keputusan yaitu menjatuhi hukuman pada Sasuke atas tindakan yang telah ia perbuat pada Konoha.
Awalnya kelompok 7 sempat menolak, terutama Naruto yang membela Sasuke mati-matian, tapi setelah mendengar khotbah terus menerus yang disampaikan oleh Mugiwara, perlahan Naruto menjadi sadar jika hukuman itu memang pantas Sasuke terima.

Siang hari. Dikantor Hokage.

"Menurutmu apa keputusanku salah bocah,aku merasa hukuman ini terlalu berlebihan bagi Sasuke,kau tahukan dia itu Uchiha terakhir, tidak bisakah hukuman ini kita ringankan."tanya Jiraiya masih agak bimbang dengan keputusannnya untuk mengeksekui Sasuke.
Sekarang Naruto Kakashi Sakura telah pergi dari kantor hokage. Dan yang tinggal cuma Jiraiya Mugiwara dan dua tetua katak.
"Jika bukan karena kebaikan Danzo Shimura, bocah itu sudah lama mati Jiraiya" kata Mugiwara.

"Danzo???" Jiraiya terkejut mendengar orang yang dibunuh Sasuke adalah orang yang dulu pernah menyelamatkannya.

"Apa maksudmu Bocah"
Jiraiya masih belum tahu soal kudeta yang dulu pernah akan dilakukan oleh Klan Uchiha terhadap Konoha. Tapi sayangnya rencana itu langsung digagalkan berkat kecerdikan Danzo yang mengetahui gerak-gerik mereka.

"Aku akan jujur padamu Jiraiya, kau tahu tidak kenapa Itachi membunuh keluarganya sendiri"tanya Mugiwara membuka topik masa lalu.

Jiraiya menggelengkan kepala. Dia tidak tahu jawabanya.
Begitu juga dua tetua katak. Fukasaku dan Shima yang penasaran bagaimana tragedi itu bisa terjadi.

"Apakah ada rahasia dibalik itu semua Mugiwara-san" tanya Fukasaku.

"Iya dan aku akan menceritakan pada kalian,kenapa Itachi sampai tega melakukan hal itu,tapi sebelum itu aku mau bertanya pada kalian terutama kamu Jiraiya,karena kamu menjadi Hokage sekarang"

"Apa itu bocah??"

"Apa pendapatmu jika ada kelompok yang berencana mengkudeta kekuasaanmu"

Jiraiya bingung mendengar pertanyaan itu,tapi ia tetap menjawabnya.
"Aku akan bicara pada mereka, kenapa mereka mau melakukan kudeta terhadapku, apakah mereka kurang puas dengan kepemimpinanku atau ada hal lain??"

"Hmmm..kalau upaya itu tidak berhasil bagaimana"

"Terpaksa aku harus melawan mereka. Tapi memangnya kenapa bocah, apa ada klan dikonoha yang berencana akan melakukan kudeta"tanya Jiraiya yang didengarkan dengan seksama oleh Fukasaku dan Shima.

Tapi sebelum Mugiwara sempat menjawab putri kesayangannya tiba-tiba meminta sesuatu.
"Ayah coklatnya udah habis, aku minta lagi"

Mugiwara hanya bisa menghela nafas dan mengambil beberapa coklat yang ada didalam kantong sihir.
"Ini sayang, tinggal ini yang ayah punya, jangan dihabiskan terlalu cepat ya"

Ophis mengangguk senang lalu membawanya diatas meja tamu dan memakannnya disana.
Jiraiya Fukasaku dan Shima yang melihat itu sampai tidak bisa menahan senyuman diwajah mereka. Melihat betapa sangat sayangnya Mugiwara pada putrinya,
'Tidak hanya cerdas bijak dan berpengetahuan luas, tapi dia juga sangat penyayang'(Fukasaku)

'Andai saja anak-anak itu(bunta gamaken dan semua katak) punya sedikit keutamaan Ikhwan-sama, aku pasti sangat bahagia' (Shima)

'Puji Ikhwan-sama, anda selalu membuatku kagum'(Jiraiya)

Tapi berbeda dengan mereka bertiga yang kagum dengan sifatnya. Mugiwara sendiri justru ingin menangis karena Ophis.
'Loli ini membuatku semakin bangkrut'batinnya lalu kembali menatap mereka.

"Kembali ketopik"ucap Mugiwara dan diperhatikan oleh mereka bertiga.

" Jiraiya, yang kamu jawab itu benar. Siapapun yang melakukan kudeta pada penguasa sah. Perbuatan itu sama sekali tidak dibenarkan. Apapun alasannya apapun motivnya, tindakan kudeta itu salah dan barang siapa yang melakukannya maka hukumannya adalah mati. Sama halnya yang dilakukan oleh Danzo kepada Klan Uchiha. Konoha tetap ada sampai sekarang karena berkat Danzo yang memberi intruksi tegas kepada Itachi untuk menghabisi seluruh klan Uchiha yang akan mengkudeta Konoha, dalam hal i-"

Fake God with Dimensional Group ChatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang