Wajah gadis itu sangat ketakutan melihat pemuda yang tidak dikenal namanya mencengkram bahu milik monster menyeramkan. Dia tidak tahu kenapa pemuda itu berani sekali melakukan itu,apakah dia tidak takut kalau monster-monster itu akan melukai dirinya.
'Aku ingin pulang'rengek gadis itu hampir menangis dalam hati ketika dia dan pemuda itu dikerumuni oleh mereka.
'Hiks. Kenapa tadi aku harus keluar rumah segala'
Dia menyesal. Jika saja tadi adiknya tidak merengek minta dibelikan minuman soda,maka dia tidak akan mengalami kejadian ini. Tapi dia tidak bermaksud menyalahkan adiknya,karena dia memang sudah sering mengalaminya. Yang ia kesalkan, kenapa harus ada pemuda sialan yang tiba-tiba datang dan sok-sokan menatang mereka, kalau saja dia diam saja seperti dirinya,pura-pura tidak melihat mereka, maka situasinya tidak seperti sekarang.
"Kau bisa melihatku..." ucap monster dengan otak hampir keluar dari kepalanya.
"Bisa melihatku kan" sambung monster wanita dengan usus keluar dari perutnya.
Wajah gadis itu semakin pucat melihat monster-monster itu semakin mendekat kearah mereka berdua. Apalagi setelah monster Dullahan yang kepalanya tiba-tiba muncul didepan wajahnya sambil tersenyum lebar.
'A-aku sudah tidak kuat lagi....'
Gadis itu ingin berteriak sekuat tenaga namun suaranya tidak mau keluar. Hanya air mata yang terlihat mengalir deras dan suara isakan tangis tertahan.
Ia sudah pasrah dengan apa yang akan mereka perbuat. Dia menutup mata dan berharap supaya mereka membunuhnya dengan cepat tanpa harus menyiksanya terlebih dulu. Namun tiba-tiba suara pemuda sialan itu terdengar sampai ketelinganya...
"Nona...janganlah kamu takut dengan hantu-hantu ini. Kita ini manusia. Derajat kita lebih mulai dari makhluk hina seperti mereka. Dan seharusnya...YANG PANTAS KETAKUTAN ITU MEREKA"
'A-apa yang dia katakan'gumam gadis itu semakin ketakutan dengan provokasi yang dilakukan oleh pemuda tersebut.
Jika karena ucapannya barusan, para monster menjadi terpancing dan malah menyiksa mereka terlebih dulu,dia bersumpah akan mengutuk pemuda itu selama-lamanya.
Tetapi itu semua cuma pemikirannya sesaat,sampai dia mendengar kembali suara pemuda tersebut. Dan kali ini dia tidak mengerti apa yang dikatakan.
"In the name of God. I am the owner of the death log book will punish all of you"
Brukkkkkk
'Suara apa itu'batin gadis itu masih menutup mata. Penasaran,ia pun membuka matanya.
'A-apa yang terjadi...'
Ia sangat terkejut melihat semua monster menyeramkan itu posisinya tengkurap ditanah. Pandangannyapun ia arahkan kepemuda tersebut. Dan ia semakin kaget dengan apa yang sekarang terjadi padanya.
"S-siapa kamu" gumam gadis itu dengan gugup melihat penampilan pemuda itu berubah seperti orang suci dengan membawa kitab.
Pemuda tersebut sekarang mengenakan pakaian serba putih bercahaya dan ia seperti memegang sebuah buku hitam namun bukunya itu melayang ditangan kanannya. Dan lembaran buku tersebut berbolak balik seperti punya kehendak tersendiri.
Pemuda itu tidak menjawab pertanyaannya. Dia cuma tersenyum sambil menggerakkan bibir yang ia tahu maksudnya.
'Ja-ngan ta-kut'
Gadis itu mengangguk pelan. Ia sebenarnya penasaran dengan identitas pemuda itu, wajahnya sangat ia kenal,tapi ia lupa dimana ia pernah melihatnya. Dia mencoba mengingat-ngingatnya tapi pemikirannya langsung pecah setelah suara ketakutan yang berasal dari monster terdengar,
"H-hakim k-kematian"
Informasi itu membuat gadis itu sangat terkejut.
'Hakim kematian??? Maksudnya dia malaikat maut???'batinnya dalam hati.
Pemuda yang tak lain bernama Mugiwara kemudian kembali berkata pada mereka.
"Bukannya Tuhan menyuruh kalian membuat batasan dengan dunia manusia. Bagaimana bisa kalian berani melanggar ketentuan Tuhan yang sudah jelas tercantum dalam kitab suci,apakah belum cukup dengan kehinaan yang telah ditimpa oleh nenek moyang kalian???"
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake God with Dimensional Group Chat
RandomMc kali ini adalah seorang reinkarnasi yang hidup didunia anime yang sangat damai, yaitu dunia anime Chunibyou dan dia hidup sebagai kakak dari Togashi Yuuta Grup chat terdiri dari.... Bagian pertama... Fake God{ MC} -Naruto -Onepiece -High School d...
