Anggota Lain Ikut (Naruto)

872 100 35
                                        

"Yossssshhhhh..."
"Kaa-san, Mugiwara ayo kita pergi"Seru Naruto memasuki mode bijuu.

"Ayo nak, ibu sudah tidak sabar ingin menghajar semua orang"balasnya sambil memutar-mutar lengannya.

"Kalian pergilah duluan, nanti aku menyusul"kata Mugiwara kepada keduanya. Dia masih ingin melakukan sesuatu sebelum masuk kemedan perang.

Naruto yang mendengar itu cuma mengangguk
"Jangan lama-lama oke, ayo Kaa-san"
Naruto dan Khusinapun pergi keluar hutan menuju kelokasi peperangan.

Setelah keduanya pergi, Mugiwara mengambil ponselnya dan membuka aplikasi Dimensional grup chat.

[Ada yang mau membantu Jiraiya menghadapi perang besar]
Mugiwara mengirim pesan tersebut kedalam grup. Memberi kabar kepada anggota grup mengenai perang di dunia Jiraiya dan juga mengajak siapapun sukarelawan yang mau ambil bagian dalam peperangan itu.

Dan beberapa saat kemudian, sebuah pesan balasan masuk kedalam grup.

[Gimana caranya kesana dewa brengsek??]
Orang yang mengirim balasan itu adalah Zoro. Dia bersedia membantu Jiraiya karena ingin membalas budi atas bantuannya saat misi penyelamatan Ace dan juga bermaksud mencoba hasil latihannya selama 8 bulan.

[Tukarkan poinmu ke tiket perjalanan antar dimensi yang ada di layanan dimensional store]

[Aku sudah membelinya, tapi kok nama dunia pak tua mesum tidak ada, dewa brengsek??] :Zoro sudah membeli tiket yang dimaksud Mugiwara, tapi didalam tiket tersebut tidak ada nama dunia Jiraiya. Yang ada cuma Jujutsu Kaisen Jojo Bizare adventure Jigoku Shojo dll.

Mugiwara sebenarnya ingin menjawab pesan Zoro tetapi sudah didahului oleh pesan dari anggota lain.
[Duniaku namanya Naruto Marimo] :Jiraiya

[Oalah oke oke, tunggu kedatanganku pak tua mesum] :Zoro keluar dari aplikasi dan langsung bersiap-siap mengemasi barang.

"Kau mau kemana??"
Seorang perempuan cantik yang bisa melayang melihat gerak-gerik Zoro yang mencurigakan.

"Aku mau ketemu Mugiwara"

Mendengar nama Mugiwara disebut wajah wanita itu langsung berubah pucat.
"Hueeeee..Jangan nanti kalau kamu dibunuh gimana, siapa yang nanti akan melayaniku??"balasnya merengek sambil menarik baju belakang Zoro sampai hampir sobek.

"Grrrr...Aku perginya cuma 3 hari Perona setelah itu balik kesini"jawab Zoro geram. Jika bukan karena latihan yang ia jalani, sudah lama ia pergi jauh dari wanita itu.
"Oh gitu, ya sudah, jangan lupa bawa oleh-oleh"

Kembali ke grup

[Wokeee, tak tunggu Marimo, ngomong-ngomong posisimu dimana Bocah??] :Jiraiya bertanya pada Mugiwara.

[Masih perjalanan menuju medan perang]

[Hati-hati dengan edotensi sama zetsu putih, terutama Zetsu, mereka bisa merubah wujud seperti ninja] :Jiraiya

[Iya aku tahu, jangan khawatir. Lebih baik kau fokuskan saja perhatianmu pada pertarungan Kazekage Gaara, ditempat itu nanti Madara akan dibangkitkan]

[Apaahhh, sial, menurutmu aku harus membantu kazekage tidak??] :Jiraiya

[Tidak perlu, lebih baik kau tarik saja pasukan Kazekage sedikit demi sedikit kau alihkan ketempat lain. Percuma juga melawan Madara, kalian bukan tandingannya]
Mugiwara masih ingat dengan jelas anime Naruto saat 5 kage bersatu melawan Madara tapi hasilnya tetap kalah. Jika dia memaksa mengikuti alur anime, maka akan banyak para ninja yang mati konyol, jadi lebih baik menghindari pertarungan saja. Ini bukan pengecut tapi sebuah intuisi dalam pertarungan, kenali lawanmu dan nilailah apakah mampu melawannya atau tidak. Jika mampu majulah, tapi jika tidak mundur sejenak, carilah apa kelemahannya dan manfaatkan itu untuk mengalahkannya.

Fake God with Dimensional Group ChatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang