Sebelum baca, vote dulu, lalu komen, ok thanks.
Biar aku update setiap sabtu-minggu heh, kalau enggak update ini pas puasa aja.
***
Orion menatap kearah temannya yang sudah datang ke acara akad nikahnya, sebentar lagi dia akan menjadi suami orang, walaupun dia belum selesai menabung mantan.
Tapi karena calon istrinya itu cantik, jadi ya dia terpaksa menghentikan aksinya menyakiti hati cewek dan menikahi Alula yang ingin mendapatkan bayi darinya.
Lebih menguntungkan yang mana coba? Mendapatkan bayi atau menyakiti hati cewek? Tentu saja mendapatkan bayi, karena bakalan ada prosesnya, selama dia pacaran kan mana pernah dia aneh-aneh, palinga cuma bahas hal aneh gitu ke temannya doang, lagian jika cowok gak bahas begituan malah aneh sekali.
"Kalian semangat banget, kayak lo aja yang nikah," ucap Orion yang berjalan kearah teman-temannya itu.
Abis akad sebenarnya langsung resepsi, jadi ya karena di daerah tempat tinggal Soobin ada lapangan jadi diadakan disana, gak terlalu jauh dari rumah ini.
"Bacot lo, mau nikah masih aja bisa ngejek orang, awas nanti kena karma lupa sama nama istri sendiri," balas temannya itu membuat Orion tersenyum mengejek ke mereka.
Tentu saja dia gak akan lupa dengan nama Alula, dia dari tadi tidak melihat Alula sama sekali, karena tuh cewek katanya bakalan muncul kalau akad nikahnya sudah selesai.
"Kalaupun lupa ya, i'm just a human, bro."
"Malunya itu stupid, seumur hidup," balas Chandra membuat Orion tersenyum.
Orion menatap kearah Chandra yang menatapnya dengan tajam itu.
"Care banget si lo, suka sama gue ya? Gak rela gue nikah sama Alula?" tanya Orion yang menggoda Chandra, Chandra langsung merinding sendiri, sumpah geli banget tau.
Mark yang duduk cuma memperhatikan aja.
"Gue kasihan sama Alula, suaminya belok," ejek Chandra membuat Orion langsung mendengus.
Enak aja dia dikatain belok, gini-gini dia doyan sama melon tau.
"Bacot lo," jawab Orion lalu menoleh kearah belakangnya ketika namanya dipanggil itu.
Dia melihat adiknya yang berjalan dengan cepat kearahnya.
"Aduh Cassiopeia tambah cantik aja, sudah punya pacar belum?" goda Changbin membuat Cassi menoleh sambil mendengus.
Dia tidak menghiraukan Chandra dan malah fokus ke kakaknya itu.
"Di panggil mama, dia bilang jangan kemana-mana," ucapnya membuat Orion cuma mengendikkan bahunya dan berjalan pergi masuk ke rumah lagi.
Chandra yang dicuekin cuma mendecih, "Pantes aja gak punya pacar, terlalu sok sih."
Cassi yang merasa tersindir itu langsung menoleh.
"Sialan lo, sadar diri kakak juga gak ada cewek karena kakak itu boncel," balas Cassi sambil menjulurkan lidahnya membuat Orion yang masih tidak jauh dari mereka tertawa geli.
Bahkan teman-temannya yang lain juga menertawakan Chandra yang kalah oleh Cassi.
"Tuh cewek, kalo gue gak temenan sama kakaknya aja, sudah gue pites tuh tangannya," ucapnya dengan kesal karena selalu saja tingginya dijadikan bahan ejekan.
Akhirnya mereka berhenti ketika mendengar suara pembawa acara yang berkata akan memulai acara akad nikah pada hari ini.
Bima dan adiknya itu juga sudah datang, lebih baik datang awal daripada telat, dia juga takut sih karena gak tau jalanan kota Bandung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi, Suami! -yeonbin✔
Fiksyen PeminatHi Series #3 Alula ingin bayi, tapi kata mamanya, dia harus nikah dulu, maka dari itu dia harus menikah dengan mantan playboy bernama Orion. #1 in yeonjun || 161221 #1 in local || 020422 #2 in genderswitch || 170521 ➡️17.02.21 15.05.21🔚 ©2021
