01

1.1K 151 12
                                        

"Sunoo mana?"

Jungwon yang sedang piket pun terkejut ketika suara berat itu menyapa pendengarannya dengan tiba-tiba.

Jungwon membalikkan tubuhnya, menemukan Sunghoon yang tengah menatapnya datar, "Eh Kak Sunghoon, nyariin Sunoo ya?"

Sunghoon mengerutkan dahinya, ia kesal sekarang. Sudah tahu pakai nanya. Lemot, batinnya.

Menyadari perubahan ekspresi Sunghoon, Jungwon buru-buru menjawab pertanyaan pria es itu, "Barusan aja keluar. Bareng Ni-ki, katanya mau main ke warnet dulu."

"Oh, makasih."

Setelah mendengar jawaban dari Jungwon, Sunghoon beranjak pergi dari kelas Sunoo dan berjalan keluar sekolah.

"Lah? Aneh," gumam Jungwon.

Sesampainya di gerbang sekolah, Sunghoon memang melihat Sunoo yang sedang mengambil motornya di parkiran sekolah. Pria itu menghadang jalan keluar Sunoo dan menatap Sunoo dengan tatapan datar.

"Loh kak? Ngapain? Mau nebeng?" tanya Sunoo bingung.

"Ngedate sama gue,"

Sunoo menganga tak percaya. Demi apa? Sunghoon es itu mengajaknya berkencan? Padahal jelas-jelas permintaannya ditolak mentah-mentah oleh pria itu. Tapi apa sekarang? Apakah Sunghoon dipaksa oleh teman-temannya lagi? Kalau iya, Sunoo benar-benar berterimakasih kepada mereka.

"Tapi katanya—"

"Gue ga ngulangin kalimat yang sama,"

Sunoo gercep, tatapannya kini beralih ke Ni-ki yang tengah menatapnya dari kejauhan. Ia terlihat menimbang sebentar sebelum akhirnya memutuskan sesuatu.

"Bentar kak, mau ngomong sama Ni-ki. Tadi udah janjian soalnya," Sunoo tersenyum kikuk dan berlari ke arah pria blesteran Jepang itu.

"Nik, gue mau pergi nih sama doi. Lu ke warnet sendiri gapapa kan ya? Lagian nanti Kak Jake juga nyusul buat nge-push bareng."

Ni-ki memutar bola matanya malas, "Abis pergi sama doi lu, langsung ke warnet. Gue sama Kak Jake nunggu lu buat nge-push bareng."

Sunoo mengacungkan jempolnya, "Sip. Tapi selama gue pergi, kalian jangan diem-dieman bae. Nge-push juga lah, masa ga nge-push demi nungguin gue?"

Ni-ki mencubit pipi Sunoo gemas, "Yakali gue nunda nge-push cuman gara-gara nungguin lu? Kaga kali!"

Sunoo melayangkan cengiran khasnya, ia memeluk Ni-ki sekilas sebelum benar-benar pergi meninggalkannya.

"Ketos ternyata nge-push, ckck."

Sunoo mengerutkan dahinya ke arah Sunghoon, "Julid amat kak. Santai aja kali, masa ketos harus rajin mulu. Kan engga,"

Sunghoon terdiam. Ia menaiki motornya dan menunggu Sunoo. Melihat kode dari Sunghoon, Sunoo bergegas menaiki motor sport Sunghoon dan duduk tepat di jok belakang motor Sunghoon.

"Ngapain anjing. Turun,"

Sunoo menatap helm fullface Sunghoon dari belakang dengan tatapan bingung. Maksudnya?

"Lu naik motor lu sendiri, kita ketemu di mall, gue duluan." setelah itu, motor sport Sunghoon mengebut meninggalkan sekolah.

"Khayal banget anjir. Yakali ngedate pasangannya disuruh naik motor sendiri. Untung gue sayang," gemas Sunoo melihat motor Sunghoon yang perlahan menjauh dari kawasan sekolah.

"Loh Noo? Gajadi ngedate?" tanya Heeseung yang tiba-tiba berada di belakangnya.

"Jadi anjir."

"Lah itu kok si Sunghoon pergi duluan?"

Melting With You [SungSun]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang