Yang udah lupa ceritanya balik lagi dulu deh;)
Suara itu membuat langkah Jieun yang sedang memapah tubuh Dahyun terhenti.
"Aigoo kau ini sangat ceroboh,hampir saja kau meninggalkan tasmu. Kalau memang kau tidak ingin tasmu lagi berikan saja padaku" ujar Tzuyu
"Omo ! Mian tadi aku benar benar lupa. Terima kasih Tzuyu aku akan mentraktirmu lain kali" jawab gadis itu dengan senyum khasnya.
"Tentu saja harus, setidaknya kau memberikan perusahaan gucci mu itu sudah cukup bagiku" ucap Tzuyu
"Tentu saja. Kalau begitu aku pulang dulu. Sampai jumpa nanti...."
Mereka pun pamit dari sana lalu berjalan ke arah tempat parkir dimana mobil dahyun terparkir karena dia memang tadi tidak membawa mobil saat datang kesini.
"Huh? Dimana mobilnya diparkir?"
Hampir seluruh sudut tempat parkir disana sudah di cari namun Jieun masih saja belum bisa menemukannya.
"Euh Dahyun sedikit berat. Aku harus mengecek dibagian sana tapi rasanya aku nggak sanggup untuk membawa Dahyun lagi kesana" ujar Jieun dalam hati
Memang sih bagian yang paling ujung adalah bagian yang tersisa yang belum Jieun cari dan juga jauh.
Jieun meletakkan kepala Dahyun di sandaran tembok yang ada disana kemudian meninggalkannya sebentar.
'Aku akan kembali' bisik Jieun pada telinga Dahyun sedangkan Dahyun terduduk diam disana dengan mata terpejam.
Jieun pov
Dahyun sangat imut,bahkan saat mabuk pun ia akan terlihat sangat sangat imut. Detak jantungku semakin cepat saat kulit kami saling bersentuhan. Jangan salah paham aku hanya memapah tubuh Dahyun saja.
Aku berencana mengantar Dahyun pulang jadi aku menuntunnya untuk keluar dari sana. Kami berjalan ke arah tempat parkir,tempat dimana mobil Dahyun berada.
Dengan tubuh yang masih memapah tubuh Dahyun,terus aku berjalan mengelilingi tempat parkir yang luas ini namun belum saja ditemukan.
Huh sepertinya diujung sana tapi rasanya tidak mampu jika aku membawa Dahyun kembali kesana, akhirnya kuputuskan untuk meninggalkan Dahyun sebentar saja. Sebentarrrrr saja. Aku janji.
Usai meletakkan Dahyun disana,dengan sigap kupergi ke arah tempat dimana aku belum pergi.
Benar saja,mobil itu disana. Aku sangat mengenalinya.
Sial ! Aku baru ingat aku tidak mengambil kunci dari Dahyun.
Dengan segera aku kembali tetapi tidak mendapati tubuh Dahyun disana.
Dengan panik aku segera meraih tasku kemudian mengambil ponsel yang berada didalamnya.
Author pov
Ketakutan terus melanda pikiran Jieun,ia sangat sangat takut jika terjadi sesuatu pada Dahyun. Ia akan merasa sangat bersalah dan ia akan menyalahkan dirinya sendiri jika sesuatu yang buruk benar benar terjadi.
Jieun menghela napasnya dan mencoba untuk menetralkan pikirannya.
Malam masih panjang~
Namun waktu terus berjalan....
"Auch ! Kepalaku sangat sakit." Ringis nya kemudian memegang kepalanya.
Mata berkedip mencoba untuk memfokuskan pandangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Girls before flower[END]
Lãng mạnWARNING 21+ bijaklah dalam memilih bacaan! Cerita terinspirasi dari film boys over flowers tapi memiliki banyak perbedaan dalam jalan cerita. SaiDa💞 DahMo💞 MiHyun💞
![Girls before flower[END]](https://img.wattpad.com/cover/236130521-64-k205792.jpg)