Dahyun melangkah memasuki kelas dan disambut oleh Jeongyeon dan Tzuyu.
"Hyunnie,jadi kan sebentar kita kerumah Tzuyu" Jeongyeon yang sampai sampai langsung bertanya.
Dahyun sedikit berpikir akan keputusannya." Oh tentu saja dong,masa nggak"
"Yeyy sebentar naik mobil aku aja yah" usul Tzuyu.
"Ok mumpung aku memang nggak bawa kendaraan" kata Jeongyeon diangguki Dahyun dan Tzuyu.
Selama pelajaran semuanya berlangsung dengan baik dan seperti biasa jam istirahat mereka pakai untuk ke kantin beserta dengan Momo Sana dan Mina.
Saat pulang sekolah,Dahyun langsung pulang tanpa mengabari MiSaMo.
Mereka melakukan perjalanan sesuai rencana mereka,ke rumah Tzuyu.
Sesampainya di rumah Tzuyu entah kenapa Dahyun mendapat firasat buruk namun dihempasnya agar tidak terlalu ke pikiran.
"Wahh Tzuyu... rumahmu sangat bagus"
Takjub Dahyun dan di setujui oleh Jeongyeon.
"Haha biasa aja,yaudah ayo ke kamarku" mereka berjalan menaiki tangga yang sudah pasti itu adalah letak kamar Tzuyu.
Sekali lagi kamar Tzuyu berhasil membuat Dahyun takjub.
"Kami mohon bantuannya ibu Jeongyeon!" Kata Dahyun dan Tzuyu tiba tiba namun selaras yang membuat mereka bertiga terkejut termasuk Dahyun dan Tzuyu.
"Yak Tzuyu ah kamu jangan ikut ikut"
"Mana ada ikut ikut. Aku emang mau mengatakan itu"
"Hey kenapa jadi kalian yang bertengkar" Jeongyeon jadi frustasi karena kelakuan Dahyun dan Tzuyu.
"Sudah sudah.. jadi belajar atau nggak nih" lanjut Jeongyeon mengancam.
"Ada bu Jeongyeon" sekali lagi mereka berdua kompak tapi kali ini mereka saling bertatapan dan tertawa bersama,sedangkan Jeongyeon hanya menggeleng geleng kelapa maksudnya kepala melihat kelakuan mereka.
"Aisshh yasudah ayok" hari itu mereka mengahabiskan waktu dengan belajar,berbincang dan sekali kali bercanda sampai sampai mereka lupa waktu.
"omo! sudah jam 10,ayo pulang" Dahyun cepat cepat turun kebawah seperti ada seseorang yang mengejarnya."Dahyun-ah pelan pelan nanti kau jatuh"Dahyun pun berhenti dan menunggu mereka.
"ayo kuantar kalian"Tzuyu mengambil kunci mobilnya dan bergegas untuk mengantar 2 teman lucknutnya.
karena rumah Jeongyeon yang paling jauh,jadi Tzuyu mengantar lebih dulu kepada Jeongyeon."Jeong makasih yah... udah mau ajarin aku"."sama sama,makasih juga udah anterin aku..sampai ketemu besok Tzuyu,Dahyun".'neeeeee"setelah Jeongyeon sudah hilang dari arah pandangannya,barulah mereka pergi.
"Hyunnie..kenapa kau bisa tinggal bersama mereka?" tanya Tzuyu diselah selah perjalanan mereka.
"maksudmu para gadis Jepang itu?"Tzuyu menangguk.
"mereka yang memintaku,bisa dibilang mengancam bukan meminta"
"kenapa kau tidak melawan?". "kau tahu kan status mereka yang sangat pasti tidak dapat kulawan sendiri,apalagi mereka bertiga" Tzuyu hanya mengangguk mengerti.
setelah sedikit berbincang,mereka sampai di apartemen'DahMoMiSana'.
"terima kasih untuk hari ini,Tzuyu"
"sama sama Dubu" dengan tiba tiba Tzuyu meloloskan sebuah kecupan di pipi Dahyun dan itu berhasil membuat Dahyun terkejut.
"anggap aja sebagai simbol pertemanan" Dahyun hanya mengangguk angguk karena masih sulit untuk menjawab akibat keterkejutan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Girls before flower[END]
RomantikWARNING 21+ bijaklah dalam memilih bacaan! Cerita terinspirasi dari film boys over flowers tapi memiliki banyak perbedaan dalam jalan cerita. SaiDa💞 DahMo💞 MiHyun💞
![Girls before flower[END]](https://img.wattpad.com/cover/236130521-64-k205792.jpg)