18+
Normal POV
"Maaf tuan, anda tidak diperkenankan ma-"
"Apa kau mau langsung menemui ajalmu saat ini juga?" Zoro menodongkan pistolnya tepat di kepala karyawan klub malam itu.
"Maaf tapi anda memang tidak mendapatkan iz-"
DOORRR!!!
Sanji memberikan sebuah sapu tangan kepada Zoro untuk mengelap wajahnya yang terkena cipratan darah.
"Berikan kami jalan untuk masuk"
Karyawan yang lain ketakutan lalu segera membukakan pintu masuk untuk Zoro, Sanji dan juga Luffy.
I will Love you every single day, baby~~
Mulai terdengar sayup-sayup suara musik beserta nyanyiannya yang bergema diseluruh penjuru ruangan klub malam itu.
Ketiga Pria itu berjalan melewati orang-orang yang kini sedang sibuk dengan urusannya di dalam klub itu. ada yang terlihat menari, bermain judi, sampai ada juga yang sedang bercinta di ruangan yang sangat terbuka ini.
"Mereka bahkan mempunyai selera musik yang rendah sekali" Zoro menutupi telinganya.
"Tetapi Mereka mempunyai selera yang tinggi akan para Lady~" Sanji tersenyum mesum sambil memperhatikan seluruh wanita yang ada didalam klub malam itu.
"Tutup mulut kalian, kita mempunyai pekerjaan disini. Jangan sampai lengah" ucap Luffy menatap datar mereka berdua.
Mereka bertiga memilih meja paling mewah yang ada disana, tetapi anehnya tidak ada yang menghampiri untuk melayani pesanan mereka.
Beberapa pelayan berjalan melewati mereka bertiga, seperti tidak memperdulikan keberadaan para pria itu.
"Hey Sialan, dimana alkoholnya?" Sanji mencegah pelayan yang baru saja akan melewati meja mereka.
Pelayan itu sedikit ketakutan sambil membawa 3 botol Alkohol yang ada di nampannya. Sanji meliriknya malas, lalu mengambil paksa ketiga botol alkohol tersebut.
Mereka bertiga tampaknya sedang memasuki wilayah musuh. Sejak dari tadi beberapa orang sudah memperhatikan mereka. Luffy mulai merasa muak akan tatapan orang-orang yang memperhatikan mereka itu.
"Tuan Gentleman!"
Luffy menolehkan wajahnya. Seorang Kepala Pelayan tampaknya datang menghampiri meja mereka.
"Saya percaya ada sedikit kesalahpahaman disini, tuan sedang tidak diperbolehkan untuk berada disini, semua orang tampaknya tahu bahwa tuan adalah seorang mafia" ucapnya tersenyum lebar.
"Apa Bosmu yang mengatakan hal itu?"
"Benar sekali, dia mengatakan bahwa tuan tidak mempunyai urusan lagi dengannya"
Luffy menyalakan rokoknya dengan pemantik yang diberikan Sanji. lalu menyesapnya.
"Katakan padanya aku sedang dalam liburan dan ingin menghabiskan waktu disini"
Pria dengan topi jerami yang tergantung di lehernya itu meniupkan asap rokok keluar dari dalam bibirnya, ia menuangkan botol alkohol ke dalam sebuah gelas kaca.
"Maaf tuan, Atasan saya mengatakan kalau tuan tetap berada disini akan menimbulkan provokasi-"
PRANGG!!!
Luffy memutar bola matanya, seseorang baru saja melemparkan botol kaca ke mejanya itu, kalau sudah begini artinya sama saja mereka memulai perkelahian dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Life
Romance"Tarik pelurumu dari Pistol itu atau kau yang akan mati di tanganku" -Nami "Aku tidak akan membunuhmu duluan, mau mengakhiri hidupmu bersamaku? -Monkey D Luffy Cerita dalam Bahasa Indonesia.
