Adelia Faranisa Aznii dan Gavin Aldevaro selalu dipertemukan dalam segala hal. Mereka adalah musuh bebuyutan yang nggak pernah bisa akur, entah itu di rumah karena tetanggaan, atau di sekolah karena satu kelas dan satu sekolah. Setiap kali bertemu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aznii, Kayla, Rena, Dira, Fikri, dan Gavin kini berkumpul di halaman belakang rumah, tepatnya di dekat kolam renang. Tempat itu memang nyaman untuk berbincang santai. Gavin memilih ikut mereka karena ia tahu, jika tetap di ruang tamu, pasti hanya akan bosan mendengar obrolan para orang tua tentang bisnis.
Sementara itu, Dira dan Fikri sudah mencari sudut yang pas untuk menikmati waktu berdua. Memang, sejak awal, Fikri sudah berniat ikut hanya agar bisa menghabiskan waktu bersama sang kekasih.
Melihat kakaknya asyik berduaan, Gavin langsung mendengus sambil memutar bola matanya dengan malas. "Bucin terus, deh! Gak lihat apa di sini masih ada makhluk lain? Kalau mau mesra-mesraan tuh, pilih tempat dong."
Dira dan Fikri memang sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan selama kurang lebih tiga tahun. Bahkan, hubungan mereka sudah mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga.
Fikri yang mendengar sindiran sang adik hanya menatapnya dengan tatapan malas. "Ih, iri ya lo? Makanya cepet cari pacar biar gak jomblo melulu."
Dira ikut menimpali sambil tersenyum menggoda, "Eh, Aznii kan juga jomblo. Mending kalian pacaran aja, cocok, tuh!"
Aznii yang merasa namanya diseret dalam pembicaraan langsung melirik Dira dengan tatapan protes. "Ih, apaan sih, Kak! Ogah banget gue sama jerapah nyebelin ini."
"Asal lo tau aja, Kak, yang suka sama gue tuh banyak. Gue aja yang gak mau sama mereka," lanjut Aznii sambil menegaskan.
Gavin tak mau kalah. "Dih, lo pikir gue mau sama lo? Gak ada dalam kamus hidup gue!"
"Eh, gue angkat telepon dulu ya," ucap Kayla dengan raut wajah yang langsung berubah jadi ceria.
"Pasti dari Arga, deh!" tebak Dira dengan nada penuh godaan.
Kayla hanya tertawa kecil sambil menutup wajahnya dengan tangan, berusaha menutupi senyum malunya. "Hehehe..."
"Udah, gue duluan ya," ujar Kayla sambil perlahan menjauh dari kelompok itu.
Kayla dan Arga memang sudah menjalin hubungan, meskipun di antara teman-teman mereka terkadang merasa seperti musuh. Namun entah kenapa, keduanya bisa saling jatuh cinta. Mungkin ini yang disebut dengan benci yang akhirnya berujung pada rasa suka, ya.
Fikri langsung mencoba menggodanya. "Vin, mending lo sama Aznii aja deh, soalnya Kayla udah punya pacar. Pacarnya juga temen lo sendiri, si Arga," ujarnya sambil tersenyum nakal.
"Yah, cuma kalian berdua yang masih jomblo. Kenapa gak coba aja sama Aznii? Kayaknya cocok banget," lanjut Fikri, sambil melirik mereka berdua.
Aznii langsung menanggapi dengan tegas. "Oh tidak! Gue nggak mau sama si jerapah!" katanya dengan ekspresi jijik.