Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gavin lagi di rooftop kamarnya, berdiri di pinggir pagar sambil melamun.
"Kayaknya gue pernah liat cowok yang semalam sama kurcaci itu. Tapi di mana ya, gue lupa," pikir Gavin.
"Mukanya familiar banget," tambahnya dalam hati.
"Akh! Ngapain juga gue mikirin itu, bukan urusan gue," Gavin menggerutu.
"Vin," Fikri memanggil dari bawah.
"Lo di mana?" tanya Fikri.
"Rooftop," jawab Gavin singkat.
Fikri langsung naik dan nyamperin adiknya.
"Kenapa?" tanya Gavin, sambil menatap Fikri.
"Sibuk nggak lo?" Fikri tanya.
"Kenapa emang?" jawab Gavin.
"Bantuin gue ngetik tugas," Fikri memohon.
"Males," jawab Gavin, setengah bercanda.
"Ck! Bentar doang, nanti gue isiin bensin lo," tawar Fikri.
"Halah, bensin doang," kata Gavin cuek.
"Gimana, lo mau gue cariin cewek nggak?" tanya Fikri, dengan nada menggoda.
"Nggak minat gue," jawab Gavin santai.
"Buruan bantuin gue, Vin. Tega lo sama kakak sendiri," Fikri pancing lagi.
"Biar gue cepet sidang, terus lulus, biar cepet kerja. Nanti kalau udah kerja, sering gue traktir lo," Fikri.
"Halah, boong banget lo," Gavin.
"Buruan, Vin, bantuin dong," Fikri.
"Ck! Iya-iya," Gavin terpaksa.
Gavin langsung ngikutin kakaknya ke kamarnya. Pas sampe di kamar, Gavin langsung duduk di kasur kakaknya.
"Mana laptop lo?" tanya Gavin.
"Tuh, di atas nakas," jawab Fikri.
Gavin langsung ngambil laptopnya, terus dia bawa ke kakaknya yang lagi duduk di sofa.
"Lah, lo ngapain?" tanya Gavin.
"Gue sambil nyari ide, daripada lo gabut, mending lo bantuin gue," Fikri jawab.
KAMU SEDANG MEMBACA
Enemies to Lovers [TAMAT]
RomanceAdelia Faranisa Aznii dan Gavin Aldevaro selalu dipertemukan dalam segala hal. Mereka adalah musuh bebuyutan yang nggak pernah bisa akur, entah itu di rumah karena tetanggaan, atau di sekolah karena satu kelas dan satu sekolah. Setiap kali bertemu...
![Enemies to Lovers [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/246894577-64-k583682.jpg)