26. Mulai Akrab

162 11 0
                                        

Hingga hari ini, chat Aznii masih belum mendapat balasan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hingga hari ini, chat Aznii masih belum mendapat balasan. Apa mungkin Haqi memang hanya iseng sejak awal? 

Entah kenapa, hatinya terasa gelisah. Padahal sebelumnya dia tidak terlalu peduli, tapi sekarang... ada yang terasa kosong. Aznii mulai terbiasa dengan perhatian dari cowok itu—dengan chat pengingat makan, pesan singkat yang selalu muncul di notifikasinya. Namun, saat semuanya tiba-tiba menghilang tanpa kabar, rasanya ada yang mengganjal. 

"Dasar cowok! Udah bikin nyaman, terus tiba-tiba ngilang," gerutunya kesal. 

Tapi kemudian Aznii menghela napas, mencoba menenangkan pikirannya. "Untung aja gue belum beneran suka. Jadi gak terlalu sakit." 

Meski berkata begitu, tetap saja ada rasa kecewa yang sulit diabaikan.

"Jadi begini ya rasanya diabaikan?" gumam Aznii, menatap layar ponselnya yang sepi notifikasi. 

"Jangan-jangan, dulu cowok itu juga ngerasain hal yang sama pas chatnya gue cuekin?" pikirnya, mulai merasa sedikit bersalah. 

Tapi buru-buru dia menggeleng, menepis pikirannya sendiri. "Hah, kenapa juga gue harus mikirin dia?" 

"Kalau dia emang cuma iseng, ya sudah, pergi aja sekalian," lanjutnya, mencoba meyakinkan diri sendiri. 

"Lagian, lebih tenang juga kan? Gak ada lagi yang tiba-tiba gangguin hidup gue," ucapnya pelan, meski dalam hati terasa sedikit berbeda.

"Heh! Ngapain lo melamun di perpustakaan?" suara Kayla tiba-tiba mengagetkan Aznii yang sedang tenggelam dalam pikirannya. 

"Eh?" Aznii tersentak, menoleh ke arah Kayla. 

"Lo lagi mikirin apa sih?" tanya Kayla curiga. 

"Nggak mikirin apa-apa kok," jawab Aznii buru-buru. 

"Tuh, dari tadi Ocha manggilin lo, tapi lo nggak nyadar sama sekali," Kayla menunjuk ke arah Ocha yang sudah duduk di kursi perpustakaan dengan wajah sedikit kesal. 

"Eh, serius?" Aznii mengerutkan kening. 

"Iya, tuh!" sahut Kayla. 

"Yaudah, ayo ke sana," Aznii segera melangkah menghampiri teman-temannya. 

"Lo udah dapet bukunya?" tanya Kayla sambil melirik buku yang dibawa Aznii. 

"Udah nih," Aznii mengangkat bukunya sedikit. 

Hari ini kelas mereka memang sedang belajar di perpustakaan untuk mencari referensi makalah yang harus mereka buat. Setelah mendapatkan buku yang dibutuhkan, Aznii dan Kayla pun bergabung dengan Ocha, Raina, dan Fara yang sudah lebih dulu duduk. 

Enemies to Lovers [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang