Kemarin Hinata menyatakan perasaannya kepada Sasuke di UKS namun tidak ada jawaban pasti yang diterimanya dan meskipun ini hari libur mereka dirumah tapi Sasuke sama sekali tidak membahas kejadian itu. Hinata jadi berfikir apakah pernyataannya kemarin tidak berarti apapun bagi Sasuke.
"Kenapa dia mengacuhkan pernyataanku kemarin. Kenapa dia menghindariku. Kemarin tidak makan malam dan pagi ini tidak sarapan. Kenapa tidak keluar kamarnya sama sekali." Hinata berbicara dengan dirinya sendiri di depan kaca, dia baru selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya .
"Apa ternyata aku benar-benar bertepuk sebelah tangan....kenapa hanya aku yang galau....." lanjut Hinata mulai kesal karena sikap Sasuke yang cuek.
"HAHHHHHH......" Hinata menghela nafas dan menjatuhkan tubuhnya diranjang, dia berguling ke kanan dan ke kiri namun pikirannya tetap tidak tenang.
"Tidak bisa dibiarkan ini membuatku pusing." Hinata bangkit duduk dan langsung berjalan keluar kamarnya menuju kamr Sasuke.Kamar Hinata dilantai satu sedangkan Sasuke di lantai dua, "SASUKE-KUN ! Kita harus bicara. " karena terlalu tergesa-gesa Hinata langsung membuka pintu kamar Sasuke tanpa mengetuk pintu dan yang dilihatnya adalah Sasuke sedang meringkuk di kasur menghadap tembok dengan selimut tebal menutupi seluruh tubuh termasuk wajahnya.
"Sa-sasuke-kun. Kau tidak apa - apa ? Kau sakit ?" Hinata membalik tubuh Sasuke dan dilihatnya wajahnya memerah, nafasnya tidak teratur, tubuhnya menggigil, matanya terpejam dan badannya sangat panas saat di sentuh menggunakan telapak tangannya.Saat ini Hinata sedang merawat Sasuke yang sedang sakit, dia menyeka keringat dan mengompres dahi Sasuke agar demamnya turun. Sembari menunggu Sasuke kondisinya membaik Hinata membersihkan dan menata kamar sasuke yang berantakan. Setelah selesai dia membuat bubur dan kembali ke kamar Sasuke namun saat akan membangunkannya Hinata melihat sasuke mengigau karena demam.
"Tolong.....tolong jangan pergi......" Melihat sasuke mimpi buruk Hinata menggenggam tangannya.
"Tenanglah Sasuke tidak apa-apa sekarang aku ada untukmu, semua akan baik-baik saja." Menatap Sasuke kini tidur tenang dalam damai membuat Hinata juga mengantuk dan memejamkan mata yang lelah karena bersih-bersih dan memasak sebelumnya.*****
"Moshi-moshi."
"Shikamaru !! berani sekali kau menelantarkan aku di bandara, cepat jemput dan bawa aku menemui Hinata-chan. "
"Gomen nasai, Neji-sama. Karena ini hari minggu di mansion sangat sibuk, anda pasti lelah silahkan naik taksi untuk mencari tempat istirahat dan bisa menemui Hinata-sama di sekolah besok."
"Hoiii !!! Berani sekali kau, lihat saja kalau bertemu akan kutendang bokongmu !!" Neji marah dan langsung menutup teleponnya pada Shikamaru. Hari ini Neji pulang ke Jepang untuk membawa Hinata kembali ke LA, dia sudah menghubungi Hinata tapi tidak ada jawaban bahkan Shikamaru mengacuhkan kedatangannya. Mereka bertiga sangat dekat sejak kecil meskipun Neji 5 tahun lebih tua dan saat ini sudah membantu pamannya mengurus perusahaan Hyuuga namun sifat kekanakannya tidaklah hilang apalagi jika menyangkut adik keponakan kesayangannya.*****
Sasuke merasa ada yang menggengam tangannya dan kepalanya sangat berat, dengan perlahan Sasuke membuka matanya dan yang dilihatnya adalah Hinata tidur terduduk dilantai dengan kepala dikasur dekat tangan mereka yang bertautan. Sasuke berusaha duduk dan melepaskan genggaman Hinata. Saat ini dia melihat kamarnya berubah, tidak ada barang maupun buku berserakan, tidak ada sampah yang belum dibuang, meja belajarnya rapi, jendelanya terbuka membuat udara segar masuk dengan gorden warna biru yang baru diganti.
"Sasuke-kun, kau sudah bangun ?" Hinata terbangun sambil mengucek kedua matanya sangat imut.
"Hmmmm." Sasuke sudah duduk disamping Hinata dilantai dan memainkan game PS 5 menggunakan console.
"Gomen, aku lancang masuk kamar dan melakukan berbagai hal." Hinata melihat jam dinding ternyata sudah hampir sore.
"Tidak apa-apa, Arigatou dan buburnya enak."
"Wahhhh kau sudah memakannya sampai habis dan minum obat tapi kenapa tidak membangunkan aku."
"Hmmmm." Sasuke hanya bergumam dan tidak berhenti menatap layar monitor besar untuk main PS di kamarnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Mengejar Otaku
ФанфикSummary : Hinata Hyuuga adalah putri salah satu konglomerat yang sempurna namun karena didiagnosis memiliki jantung yang lemah dia menjadi seperti rapunzel yang terkurung dan tidak pernah keluar dari istana mansionnya. Suatu hari saat berusia 7 tahu...