30 - Sabaody

2.1K 248 33
                                    

Pagi hari yang cerah, semua Kru Topi Jerami sedang bersiap-siap untuk berangkat ke Pulau selanjutnya, dan sekarang Brook sudah resmi menjadi Kru Bajak Laut Topi Jerami.

Thousand Sunny kembali berlayar di lautan luas. Nami, Ussop dan Chopper lega karena mereka tidak akan bertemu dengan Zombie-zombie menyeramkan lagi. Di lain sisi, Luffy malah ingin bertemu dengan Zombie-Zombie lagi, karena menurutnya sangat menarik bisa melihat mayat bergerak.

"Apa..! Haoshoku Haki bisa di jadikan sebagai pelindung tubuh..?!"

"Benar, tapi hanya orang-orang yang terpilih saja... Sepertiku.."

Shiro sedang melatih Luffy untuk mengembangkan Haoshoku Hakinya menjadi sebuah Pelindung tubuh tidak terlihat, atau bisa juga di jadikan sebagai serangan yang membuat Jiwa lawan terluka.

Shiro biasanya menggunakan Haoshoku Haki untuk melindungi tubuhnya, jadi dampak serangan lawannya tidak akan terlalu terpengaruh terhadapnya, tapi dia tetap merasakan sakitnya walapun tidak seberapa.

Latihan Luffy di mulai. Latihan pertama ada pengendalian Haoshoku Haki. Itu adalah latihan dasar dan terpenting, karena jika Luffy tidak bisa mengendalikan Hakinya, pastinya dia tidak bisa menggunakan Teknik ini.

Setiap kali Luffy mengeluarkan Aura Hakinya, Kru yang lewat atau di dekatnya akan merasa sangat pusing dan ingin pingsan, karena Luffy memiliki Haoshoku Haki yang sangat kuat di bandingkan milik kebanyakan orang.

Bisa saja seseorang memiliki Haoshoku Haki sekuat Shanks, tapi dia harus berlatih bertahun-tahun sebelum memiliki Haki sekuat itu. Shanks hanya berlatih perlu selama beberapa tahun untuk memperkuat Hakinya, itu sudah termasuk hebat dan tidak normal.

Jangan membandingkan Haki Shanks dengan Shiro, Shiro dari kecil sudah memiliki Jiwa dan kemauan yang sangat kuat, dan otomatis Haoshoku Hakinya juga sangat kuat.

Shiro mundur dua langkah dari Luffy, lalu dia mengepalkan tangannya dan memukul ke arah perut Luffy. Jarak antara Shiro dan Luffy sedikit jauh, anehnya saat Shiro memukul udara tepat di depan perut Luffy, Luffy merasa sangat kesakitan dan batuk darah.

Shiro menyuruh Luffy untuk beristirahat selama beberapa menit sebelum melanjutkan latihannya.

Tiba-tiba awan mendung dan terjadi hujan lebat, melihat hal yang tidak terduga itu, Nami langsung memerintahkan semua Kru untuk berlayar sesuai perintahnya.

Dengan kemampuan Navigator Nami, tentu saja Thousand Sunny dapat terhindar dari badai besar tadi. Beberapa saat setelah itu, mereka semua melihat sebuah tembok merah besar atau Red Line.

Nami bingung dan melihat Petanya, lalu dia menjadi terkejut dengan arah Jarum Log Pose-nya yang mengarah ke bawah. Shiro memberitahu Nami kalau di bawa terdapat Pulau Manusia Ikan. Mendengar kata Manusia Ikan, yang hanya di pikirkan Brook dan Sanji adalah...

'Putri Duyung..."

Sanji dan Brook mendekati Shiro, lalu mereka bertanya tentang Pulau tadi. Shiro tidak mempedulikan mereka berdua, lalu dia kembali memberitahu Nami tentang Pulau Manusia Ikan.

Nami percaya dan tidak percaya setelah mendegar hal itu, dia pikir kalau Manusia Ikan hanya Mitos atau Dongeng belaka yang selalu di ceritakan kepada anak-anak.

Shiro tidak memaksa Nami untuk mempercayai perkataannya, karena dia sangat menghargai pendapat orang lain.

"Jika kita melewati Red Line.. Kita akan berada di lautan yang paling berbahaya.. Yaitu Dunia Baru.."

Lalu Shiro memberitahu betapa berbahayanya Dunia Baru, karena di sana terdapat Yonkou yang berkuasa. Mendengar hal itu, Nami menjadi ragu-ragu untuk ke sana, tapi jika tidak ke sana Petualangan mereka akan berhenti sampai di sini saja.

Reincarnation In The One Piece WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang