34 - Impel Down..

1.9K 197 40
                                    

Seorang wanita cantik berambut kuning indah bagaikan seorang Dewi dari Langit datang ke bumi.

Dia tersenyum ceria ke arah pemuda tampan di depannya, pemuda itu tahu bahwa senyuman sang wanita memiliki arti yang berbeda dari yang terlihat.

Dia terlihat... Sedih..? Kesal..? Kecewa..? Atau mungkin marah..? Dia tidak tahu itu. Yang dia tahu hanya... Wanita itu sangat cantik.

"Apa warna kesukaanmu, sayang..?"

Wanita itu memanggil sayang, tentu saja hal ini membuat dia terkejut sekaligus senang. Di panggil sayang oleh wanita cantik adalah kenangan yang harus di ingat baik-baik.

"Mungkin.. Kuning..?"

"Hmm..? Kenapa..? Apakah ada alasannya..?"

"Karena rambutmu.. Kuning itu indah.."

Wanita itu tersenyum menerima godaan darinya, dia sedikit tersipu melihat senyum manis itu.

Tiba-tiba, semua yang dia lihat berubah warna menjadi abu-abu, kecuali wanita di depannya. Dia tidak tahu harus melakukan apa pada saat ini, dia mendekat ke arah wanita tersebut, tapi..

"Menjauhlah dariku, pembohong.."

Eh.. Apa yang baru saja wanita itu katakan membuat dia terkejut. Wanita itu menatapnya dingin, lalu dia menangis.

Dia ingin menghentikan tangisan wanita itu, tapi lagi-lagi wanita itu menyebut dirinya pembohong sambil menepis tangannya yang ingin menyentuh tubuhnya.

"Kau berbohong padaku, Shiro.."

...

Matanya langsung terbuka dengan air mata yang mengalir keluar tanpa alasan, Shiro tidak mengerti kenapa dia merasa kecewa pada dirinya sendiri. Tadi, dia baru saja memimpikan hal aneh yang sama persis seperti dulu.

Dia tidak tahu apa maksud dari mimpi tersebut. Sudah kesekian kalinya dia memimpikan hal yang sama, dan itu terjadi secara acak. Sejak saat itu dia selalu memikirkan maksud dari mimpi tersebut, tapi dia bingung.

Apakah ada Roh yang ingin di bantu dengan cara masuk ke mimpinya..? Atau yang lain..?

Kadang dia merasa kesal dan kecewa pada dirinya sendiri setelah memimpikan hal tersebut. Ini membuatnya kebingungan. Harus apa dia sekarang..? Dia sama sekali tidak memiliki pentunjuk.

Shiro menghela nafas lelah dan bangkit dari kasurnya menuju luar. Saat dia membuka pintu, yang dia lihat hanyalah mayat dimana-mana serta seorang pemuda berdiri di tengah-tengah para mayat tersebut.

Darah memenuhi dinding ruangan yang membuat suasana semakin mencekam.

Pemuda itu, dia memiliki rambut putih yang sama seperti dirinya, tapi tatapan matanya seperti Mayat Hidup. Tatapannya seolah-olah dia tidak memiliki niat hidup sama sekali.

Jantung Shiro berdetak lebih cepat, dia sekarang sangat ketakutan. Ketika pemuda itu berjalan mendekatinya, dia ingin kabur dari sini tapi tubuhnya tidak bisa di gerakkan.

Langkahnya semakin dekat, semakin membuat Shiro ketakutan. Saat pemuda itu berada di depannya, Shiro menutup matanya dan siap menerima serangan jika dia di bunuh.

Setelah beberapa saat, Shiro membuka matanya kembali karena tidak merasakan apapun di tubuhnya, dia menatap pemuda yang masih berdiri di depannya.

"Kau.. Apa kau Reinkarnasiku..?"

Apa yang dia katakan..?

"Jadi benar.. Hehehe, mungkin kedepannya kau akan mengalami banyak kesulitan dan... Akhir dunia berada di tanganmu.."

Reincarnation In The One Piece WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang