Shiro meminum secangkir teh yang masih hangat di pagi hari sambil menonton Ace yang sedang berlatih menguasai kemampuan barunya.
Ace juga harus menguasai Teknik yang di ajarkan Shiro kepadanya. Jujur saja, itu sangat sulit untuk di lakukan karena harus berkonsentrasi tinggi. Namun mau tidak mau dia harus melakukannya, itu semua demi menjadi kuat.
"Ingat, Api bukanlah kemarahan dan benci, tapi Api adalah ketenangan dan kehangatan. Kau harus bisa menenangkan pikiranmu, mengatur pernafasanmu, berkonsentrasi, dan memahaminya. Dengan begitu, kau mampu melakukannya."
"Walau Paman bilang begitu, tapi ini tetap saja menyulitkan. Dan juga, aku tidak mengerti apa yang kau katakan."
"Bego."
"Uwahh, kau mengatakannya, Paman. Itu menyakitkan."
Shiro menggelengkan kepalanya dan berpikir bahwa Ace harus lebih banyak belajar. Meskipun 1 tahun ini Ace belajar banyak darinya, tetapi adrenalinnya belum cukup kuat untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Apalagi, Shiro baru tahu kalau Ace juga bisa terkena Overheat yang di sebabkan kekuatan Apinya yang meluap-luap tak terkendali. Ini memusingkan, bukankah seharusnya Overheat itu di miliki sebuah Mesin yang panasnya melebihi batas tertentu? Lalu mengapa Ace memilikinya?
Yah, mungkin saja itu karena kekuatan Apinya.
"Guaghhh!!! Aku adalah Api!"
"Sudah kubilang, Api adalah ketenangan dan kehangatan, bukan kemarahan dan benci."
"Ouch!"
Shiro melemparkan batu kecil yang di lapisi Haki tingkat tinggi yang menyebabkan Ace kesakitan dan membuat benjolan di kepalanya.
"Kau harus tenang, bodoh. Pahami dulu konsep kekuatanmu, lalu pikirkan bagaimana cara menggunakannya dan menciptakan ide-ide baru dari sana. Huft, kukira kau lebih pintar dari Luffy, ternyata dua-duanya sama saja."
Kemudian, Ace melakukan seperti apa yang di katakan Shiro, tapi hasilnya sama saja, dia masih belum bisa menggunakannya.
"Tch, ini merepotkan. Bagaimana kau bisa menggunakannya, Paman?!"
"Mana kutahu. Aku hanya mengatakan sesuai apa yang kuingat."
"Arrgghh!! Pantas saja!"
"Kalau begitu, ayo kita bertarung. Aku akan menunjukkannya padamu apa itu Api Abadi."
Shiro berdiri dan merenggangkan ototnya, lalu dia bersiap-siap bertarung membuat kuda-kuda.
Ace otomatis melakukan hal yang sama, tetapi kuda-kudanya terlihat berantakan dan terkesan di buat secara asal-asalan. Namun, Shiro tidak protes dan marah karena Ace memang begitu.
Perlahan-lahan telapak tangan Shiro berubah warna menjadi merah, hawa panas berkumpul di sekitarnya menciptakan banyak percikan Api di udara.
Ace merasa kagum dan bertanya-tanya bagaimana Shiro bisa membuat Api dari ketiadaan?
"Api Abadi adalah Api yang tidak terbuat dari apapun. Api itu tercipta dengan sendirinya, tetapi kita yang harus mengendalikannya kapan Api itu akan muncul. Berbeda dengan Api yang biasa, Api Abadi itu..."
Shiro dengan cepat melesat cepat ke depan, tangannya mengepal dan terbungkus Api. Dia memfokuskan kekuatannya pada satu pukulan ini dan menghantamkannya ke tubuh Ace.
Ace yang di pukul tidak merasakan apapun, karena tubuhnya sudah mati rasa oleh pukulan yang menghantamnya. Lalu dia terpental sangat jauh sejauh 1 kilometer.
Boooooommmmmmmm!!!
Ledakan yang dashyat mengguncang pulau menyebabkan hewan-hewan berlarian.
"Api Abadi adalah Api yang dapat menyebabkan kerusakan pada Rohmu. Ini sebagian kecil dari kekuatan Api Abadi. Hei, apa kau mati?!"

KAMU SEDANG MEMBACA
Reincarnation In The One Piece World
FanfictionAuthor : Rid-en07 Seorang Pemuda Bernama Kagamiya Shiro Berenkarnasi Di Dunia One Piece, Dengan Sebuah Kekuatan Yang Sangat Kuat... Kemudian Dia Bertemu Dengan Gold D. Roger... Mereka Lalu Berpetualang Bersama-Sama Hingga Menjadi Sangat Terkenal Di...