Part 5

1.1K 18 0
                                        

Selamat membaca !
-
-

"Alhamdulillah udah sampe di kamar!"

Salma membaringkan tubuhnya di kasur dan merentangkan tangannya, sesekali ia memijat tangannya yang terasa pegal.


Saat ia ingin memejamkan matanya, ia kembali teringat dengan kejadian tadi saat bersama Adin.


"Loh, ini kan bukan arah ke rumah aku."

"Udah lo diem aja!"

Salma menyenderkan bahunya ke kursi mobil. Katanya Adin akan membawanya pulang, tapi sekarang lelaki itu malah membawanya ke tempat lain.

"Adin, kamu gak akan ngelakuin hal aneh kan?"

Adin melirik sekilas ke arah Salma. Ada rasa ketakutan yang terlihat di mata perempuan itu. Apakah dirinya sudah berlebihan pada perempuan itu?

"Lo tenang aja. Gue gak akan ngapa-ngapain lo seperti waktu dulu gue pernah lakuin."

Salma terdiam dengan perkataan lelaki itu. Ia langsung terbayang bagaimana Adin memperlakukannya di masa lalu.

Mereka sudah sampai di tempat yang cukup ramai, disana ada banyak pedagang, ada yang jualan gorengan, cendol, es krim, dan ada juga permainan-permainan lain sebagainya.

Salma merasa heran, mengapa lelaki itu membawanya ke tempat seperti ini?

Salma pikir Adin akan melukainya, ternyata tidak! Syukurlah.

Salma tidak ingin menanyakan hal ini, ia hanya diam dan terus melangkah mengikuti langkah jenjang lelaki itu.

"Mau beli apa?" Tanya Adin kepada Salma.

Adin yang melihat Salma terus menunduk pun lantas mendekat ke arahnya.

Salma terkesiap dan langsung melangkah mundur saat lelaki itu tiba-tiba mendekat. "Kamu mau ngapain?"

"Lo mau beli apa?" Adin mengulangi pertanyaannya.

"Kok kamu nanya ke aku sih, kan kamu yang bawa aku kesini." Salma heran, mengapa Adin bertanya seperti itu. Dia saja tidak tau, mengapa Adin membawanya kesini.

"Nggak. Cuma nanya aja." Adin kembali melangkahkan kakinya.

"Lo inget gak waktu dulu."

Salma terus mengikutinya dari belakang, dan menunggu lelaki itu berbicara.

"Kita berempat sering banget ke pasar malam kayak gini. Naik wahana, jajan jajanan yang ada di sini."

"Maksudnya, Aku, Ghea dan Wati, sama kamu?" Tanya Salma memastikan.

Adin pun mengangguk kecil. "Iya. Gue kan teman kalian juga. Tapi itu dulu, sebelum gue---"

"Adin!"

Lelaki itu menghentikan langkahnya dan melihat Salma di belakang. "Apa?"

S A L M A [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang