Selamat Membaca !!
-
-
"Salma jangan tinggalin gue!"
"Gue bener-bener cinta sama lo, Sal."
"Gue nyesel sama perbuatan gue. Maafin gue, Salma.."
Salma terbangun dari tidurnya, napasnya berdegup kencang, ia mengucap istighfar berkali-kali untuk menenangkannya.
Melihat jam di dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 04:40, ia pun segera mandi dan bersiap-siap.
Salma sangat merasa takut, mimpi itu terus datang setiap kali ia tertidur. Padahal ia sudah berusaha untuk melupakan kejadian dimasa lalunya, tapi, entah kenapa mimpi itu selalu datang dan terus menakut-nakuti Salma.
"Salma udah siap belum? Ayo sarapan dulu, Nak!" Teriak Sandi dari arah ruang makan.
"Iya Ayah, sebentar.." Jawab Salma sedikit berteriak juga agar kedengaran oleh Ayahnya.
Salma melihat dirinya sendiri dipantulan cermin. Kini ia sudah rapi memakai seragam sekolah barunya, dengan kerudung putih yang menutupi kepalanya.
Merasa sudah puas, Salma mengambil tas gendongnya dan bergegas menuju ruang makan. Terlihat Ayahnya di sana sudah duduk dengan makanan yang terhidang di meja makan.
"Salma pamit, Ayah. Assalamu'alaikum!"
"Wa'alaikumssalam, belajar yang bener ya, hati-hati."
Salma mengangkat tangan kanannya layaknya hormat. "Siap, laksanakan!"
Bertepatan Salma ke luar dari rumah, mobil Wati telah sampai, di sebelahnya sudah ada Ghea di sana.
"Om, kami berangkat dulu, ya. Assalamu'alaikum!"
"Wa'alaikumusalam, hati-hati, Nak!"
Sesampainya mereka di Sekolah, banyak para siswa yang sudah hadir. Ketiganya segera turun dari mobil, berjalan ke arah ruang kelas mereka yang berada di ujung koridor.
"Assalamu'alaikum, anak-anak!" Salam Bu Guru ketika memasuki kelas X IPA 4.
"Wa'alaikumssalam.." Jawab serempak semua siswa yang ada di kelas.
"Anak-anak, kenalin nama Ibu, Bu Yanti. Ibu yang akan menjadi Wali Kelas kalian. Salam kenal."
"Salam kenal, Bu!"
Bu Yanti, Guru paling cantik sekaligus yang paling muda di SMA Nusa Bangsa. Kini beliau diutus menjadi Wali Kelas mereka.
"Karena ini hari pertama kalian belajar, jadi Ibu tidak akan memberi tugas dulu."
"Yeayy!!" Sorak para siswa dengan gembira.
"Tapi-- Ibu akan tentuin siapa yang akan menjadi Ketua Kelas disini." Ucap Bu Yanti setelah duduk di kursinya.
"Baik Bu.." Jawab para siswa di kelas itu.
"Oke, silakan perkenalkan diri kalian satu persatu yaa. Dimulai dari pojok kanan dulu!"
Semua siwa mengenalkan nama mereka satu persatu sampai selesai. Sesekali dari mereka ada yang bertanya terkait alamat rumah, alumni Sekolah mana, hingga siapa mantan mereka. Ada-ada saja memang.
Setelah itu, Ibu Yanti memilih satu siswa untuk menjadi ketua kelas.
"Ibu memilih Muza untuk jadi Ketua kelas." Ujar Bu Yanti menunjuk laki-laki yang terlihat sedikit gemuk yang duduk di barisan depan.
"Dan untuk Wakil Ketua kelasnya, Ibu pilih Riski saja." Riski, laki-laki berkulit sawo matang itu duduk disebelah Muza.
"Terakhir, untuk Sekretaris dan Bendahara, Ibu meminta Muza dan Riski untuk berunding memilih siapa."
Setelah selesai berunding, semua tatapan para siswa tertuju ke arah mereka berdua, menunggu jawaban dari mereka. Deg-degan tentunya bagi mereka.
"Muza dan Riski sepakat untuk memilih Salma yang jadi Sekretaris, Bu."
"Yeayy!!" Dari ujung kelas dekat pintu, ketiganya berteriak mendengar nama Salma disebutkan.
"Dan untuk Bendaharanya, kami pilih Dinda." Ujar Muza kembali.
Mereka langsung menatap ke arah tempat duduk di pojok belakang.
"Ya elah, kenapa harus gue, sih." Dinda mengerlingkan kedua matanya.
-------- TO BE CONTINUED -------
Mohon maaf untuk tahap revisi ini banyak alur yang diubah sama Author Imutt. Jadi yang pernah baca sebelumnya harap maklum yaa, semoga kalian masih suka sama cerita SALMA 🤗🤗
Jangan lupa vote dan komennya gais!
Thank you!
KAMU SEDANG MEMBACA
S A L M A [SELESAI]
RomanceBagaimana perasaan kalian jika dijodohkan dengan kakak kelas? ______________ (follow account for anymore...) Masa lalu kelam selalu saja menghantui pikiran seorang Salma Putri Prawira. Bahkan saat ia sudah mulai melupakan masa lalunya, lelaki itu h...
![S A L M A [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/270919098-64-k821988.jpg)