Selamat Membaca !!
-
-
Bel pulang Sekolah menggema di seluruh penjuru SMA Nusa Bangsa. Para siswa pun berhamburan ke luar kelas. Menyisakan beberapa siswa yang akan mengikuti ekskul sepulang KBM.
Salma masih membereskan alat tulisnya, ia memasukkan satu persatu peralatan tulisnya ke dalam tas gendongnya. Sementara Wati dan Ghea sudah menunggunya di luar kelas.
"Salma masih lama gak?"
"Iya, sebentar!" Perempuan itu langsung berdiri seraya menggendong tasnya. "Udah, yuk!"
Mereka bertiga berjalan di koridor yang kini terlihat sepi, hanya ada beberapa siswa yang sedang piket.
"Salma!"
Mendengar suara itu, ketiganya lantas membalikkan tubuh untuk melihat orang itu.
Laki-laki berpakaian urak-urakan, seragam yang dikeluarkan dan juga rambut yang berantakan.
Wati dan Ghea saling menatap. Keduanya memasang wajah yang tak bersahabat kepada laki-laki itu.
"Eh Adin, ada apa?" Tanya Salma pada laki-laki itu.
"Pulang bareng gue."
"Eh eh, gak bisa gitu dong! Salma pulang bareng kita! Lo gak boleh bawa-bawa Salma lagi!" Kata Ghea seraya menjauhkan jarak Salma dari laki-laki dihadapannya.
Di antara ketiganya Ghea paling berani kalau berurusan dengan laki-laki yang akan melukai sahabat-sahabatnya. Ia tidak rela jika kedua sahabatnya ada masalah.
Adin tak berkutik, ia menatap ketiga perempuan itu secara bergantian. Kemudian melangkahkan kakinya menjauh dari mereka.
Melihat kepergian lelaki itu, Wati dan Ghea bersorak mengejek padanya.
"Lo tenang aja, Sal. Kita gak bakal biarin orang itu bawa lo pergi lagi. Kita akan jagain lo." Ucap Ghea sambil memegang bahu Salma.
Salma mengangguk seraya tersenyum. "Makasih ya, kalian udah peduli sama aku."
*****
Salma berbalik badan saat mobil Wati telah hilang dari pandangannya. Namun sebuah tangan tiba-tiba saja menarik dirinya dari gerbang rumah itu.
Lantas perempuan itu langsung berteriak kaget.
"Sstt, ini gue Adin!"
"Adin? Ngapain kamu ada di sini?" Salma melangkah mundur dan berniat kabur dari hadapan lelaki itu.
Namun dengan cepat, lelaki itu langsung menarik tangan Salma agar tidak pergi.
"Ihh lepasin tangan aku!" Salma berusaha melepaskan cengkraman tangannya, tapi sulit. Laki-laki itu tetap kuat memegang pergelangan tangannya.
"Gue mau ngomong sama lo. Penting!" Laki-laki itu melepaskan tangan Salma, kemudian beralih memegang kedua bahunya.
"Gak usah pegang-pegang juga." Salma langsung menurunkan tangan kekar lelaki itu. "Mau ngomong apa?"
"Gue minta maaf." Kata Adin sedikit menunduk.
"Buat apa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
S A L M A [SELESAI]
RomansaBagaimana perasaan kalian jika dijodohkan dengan kakak kelas? ______________ (follow account for anymore...) Masa lalu kelam selalu saja menghantui pikiran seorang Salma Putri Prawira. Bahkan saat ia sudah mulai melupakan masa lalunya, lelaki itu h...
![S A L M A [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/270919098-64-k821988.jpg)