Hallo Secret Reader's!!
Ada sedikit perubahan dalam cerita ini
semoga kalian masih suka yaaa
Selamat Membaca!!
-
-
-
Eittss kasih VOTE nya dulu dong!
Terimakasih.
____________
"Gue duluan ya." Zidan bertos ria ala laki-laki dengan teman-temannya itu.
Setelah pulang sekolah, Zidan bersama teman-temannya mengadakan perkumpulan sebentar. Dan sekarang zidan pamit duluan pada mereka, karena Bundanya--Yunita mengirimkan pesan padanya untuk segera pulang.
"Yoi bos. Take care!" Ucap Gusti pada Zidan
Zidan mengendarainya motornya dengan kecepatan sedang. Matanya menyipit ketika melihat perempuan yang sedang berjalan sendirian. Senyumnya mengembang ketika ia tau jika orang itu adalah perempuan yang akhir-akhir ini selalu ada di pikirannya. Siapa lagi kalo bukan Salma.
"Hai cewek. Sendirian aja nih?" Seru zidan setelah ia menyamakan motornya dengan Salma.
Salma terlonjak kaget karena keberadaan Zidan yang tiba-tiba. Ia mengusap dadanya dengan pelan sambil berucap istighfar.
"Lo belum pulang?" Tanya Zidan. Ia sengaja melambatkan laju motornya supaya bisa berdampingan dengan Salma.
"Udah kok." Balas salma dengan santai, zidan mengerutkan keningnya bingung.
"Kalo gak percaya, coba aja kak Zidan ke rumah Salma. Liat, ada aku nggak?" Tanya Salma pada Zidan.
"Ya mana ada lah. Orangnya kan ada disini." Jawab Zidan.
"Itu tau, kenapa malah nanya?" Sewot Salma pada Zidan.
Zidan tidak marah, justru ia malah tertawa. Salma sangat lucu ketika marah, melihat wajahnya yang kesal membuat Zidan ingin mencubit pipi Salma.
Salma menatap aneh pada laki-laki itu. Kalo boleh jujur, Salma terpana melihat Zidan yang sedang tertawa, perempuan lain mungkin akan berteriak histeris melihat Zidan kali ini. Sementara Salma, ia tidak akan berbuat seperti itu. Buang-buang waktu saja.
"Udah?" Tanya Salma pada Zidan setelah laki-laki itu berhenti dari tawanya.
"Ayo naik!" Zidan memberhentikan motornya di depan salma, membiarkan Salma untuk naik ke atas motornya.
Salma tetap diam di tempatnya. "Ngapain kak?"
"Mau pulang gak?" Tanya zidan
"Mau."
"Yaudah naik."
"Eh gak kak, gak usah. Salma jalan kaki aja." Salma menolak halus ajakan Zidan.
"Yakin?" Tanya Zidan dengan jengkel. Salma hanya mengangguk. "Yaudah gue tinggal ya."
Zidan menyalakan lagi mesin motornya. "Biasanya di tempat ini banyak preman loh." Kata Zidan sambil melihat-lihat arah sekitar tempat itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
S A L M A [SELESAI]
RomansaBagaimana perasaan kalian jika dijodohkan dengan kakak kelas? ______________ (follow account for anymore...) Masa lalu kelam selalu saja menghantui pikiran seorang Salma Putri Prawira. Bahkan saat ia sudah mulai melupakan masa lalunya, lelaki itu h...
![S A L M A [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/270919098-64-k821988.jpg)