Jika ada typo mohon dimaafkan karena semua manusia mempunyai kesalahan
Terimakasih ✨
Happy reading.....
.
.
.
.
.
.
.
.
" Ry bangun woi katanya pengen nemuin si elena " ucap Ester berusaha membangunkan Ryan
" Eugh.... Iya iya " ucap Ryan dengan suara khas baru bangun tidur
.....
" Oke jadi kita dimana ini adik ku tersayang " tanya Ryan yang sekarang mereka berada di ruangan yang gelap , kedap suara , kotor , dan lumayan besar
" Bentar mereka kemana si lama banget " kesal Ester
" Sorry kita telat " ucap seorang pemuda
" Nah akhirnya " lega Ester
" Jadi kenalin ini Wilson dan satu ini Hendrik , mereka berdua kakak beradik sekaligus mata mata elena selama yang aku suruh jadi sekarang misinya adalah kamu Wilson kamu culik elena tapi sebelum itu kasih obat tidur dulu dan oh sama sekalian dia ya, terus Hendrik kamu tolong bawain kotak hitam di kamar aku kamu tau kan? " Jelas Ester yang diakhiri bertanya
" Ya " jawab Hendrik
" Oke laksanakan rencana aku dan kembaran ku akan bersiap siap terlebih dahulu " ucap Ester lalu diangguki oleh Wilson dan Hendrik
Mereka pun langsung menghilang dan sepertinya melaksanakan tugas yang diberikan Ester
" Sebenernya kenapa si? " Tanya Ryan yang masih belum paham sekarang
" Lu tinggal nyiksa orang suka kan? " Tanya Ester
" Suka sih " jawab Ryan ya diangguki oleh Ester
15 menit sudah Ester dan Ryan menunggu tetapi dua kakak beradik itu belum datang juga
" Lama bet si " kesal Ryan karena mereka sudah berkeringat sangking panasnya ruangan ini
" Shut.. dia datang " ucap Ester lalu Ryan pun diam
Klek...
" Ni Ester aku taro mana? " Tanya Wilson yang sedang membawa dua manusia yang sedang pingsan atau tertidur Ester tidak tau
" Disana dan Hendrik mana? " Tanya Ester
" Ntuh " tunjuk Wilson pada Hendrik yang sedang membawa koper hitam dengan susah payah
Brak...
" Huh... Huh... Huh... Ni Ester " ucap Hendrik sambil menghirup nafas banyak banyak
" Oh iya tolong buat kan air panas mendidih kalau bisa dan air lemon lemonnya yang asam terus banyak air nya bisa kasih cuka dikit " jelas Ester meminta tolong yang langsung diangguki oleh Wilson dan Hendrik
Krek....
" Nah kamu mau yang mana nih , ambil " suruh Ester
" Yang ini saja deh " ucap Ryan lalu memilih salah satu pisau yang menurut Ryan cukup keren
" Yaudah kalau gitu aku yang ini " ucap Ester sambil memilih salah satu pisau yang tumpul tetapi cukup besar untuk ukuran anak kecil seperti mereka
" Nih Ester air panasnya sama air lemon oh kita juga ambil lemon nya langsung dari pohonnya " ucap Wilson yang sudah menyiapkan alat alat dan bahan untuk membuat orang mati
" Baiklah kamu yang cowo aku yang cewe ya Ry " ucap Ester memberitahu kepada Ryan
" Oke " jawab Ryan
BYUR....
Ester menyiram dua orang berbeda gender ini dengan air yang dia bawa perlu kalian tau itu air yang sangat sangat bau mirip bau bangkai dicampur muntah dicampur air toilet bekas poop
Ester , Ryan , Wilson dan Hendrik sudah memakai sebuah topi atau alat untuk tidak menyium aroma tidak sedap dari mereka berdua dan pastinya sudah direncanakan matang oleh Ester
" Huh.. huh... Huh... Dimana aku? " Tanya elena bingung yang sudah terbangun terlebih dahulu dari pria yang ditutup muka nya oleh Wilson
" Hey kalian orang malas " panggil Ester
" S-siapa kau? D-dimana ini? K-kau ingin apa? " Tanya beruntun elena
" Tidak usah banyak tanya nona ah tidak ingin disebut nyonya ya tapi kau kan sudah diusir dari mansion nya Daddy Ku " ucap Ester berdrama dengan wajah yang disedih sedih kan
" K-kau kau Ester DASAR KAU TAK TAU AAAAAA " sebelum elena berbicara lebih lanjut yang membuat kepala Ester pusing Ester langsung menyayat mulut elena
" Terus lah berteriak elena , teriakan mu seperti nyanyian yang merdu ditelinga ku " ucap lembut Ester dengan senyum yang mematikan
" Aku duluan ya ingin memainkan dia " ijin Ryan yang sudah tidak sabar untuk menyayat nyayat dia
" Baiklah diruangan sana " tunjuk Ester pada suatu ruangan yang lumayan besar tetapi tidak sebesar ruangan yang Ester pakai
Ryan pun membawa lelaki tua itu ke ruangan yang sudah disiapkan kembarannya ini
" Kalian boleh keluar sehabis aku menyiksa kalian boleh menikmati tubuh dia oh aku tidak akan terlalu banyak menyayat tubuh nya dan jika sudah puas panggil aku aku akan membunuh dia " ucap jelas Ester
" B-baik Ester " jawab mereka serempak lalu keluar
" Lihat lah elena , tubuh mu audah kotor apa perlu aku menyayatnya lagi? Hm.... Sepertinya kurang dibagian tangan dan kaki apa aku potong saja jari mu " ucap Ester menakut nakuti elena
" L-lepas k-kan akuh... " Perintah elena dengan suara lemah
" Tidak " jawab Ester lalu mulai... Menyiksa elena lagi
AAAAAA...
AAAAA.....
SREK....
TAK... TAK... TAK...
SREK....
SREK...
AAAA...
" l-lepaskan a-a-akuh " ucap tolong elena
" Tidak " jawab ester tidak berubah
" HEI KALIAN DIDEPAN " panggil Ester
" Ya ada apa elena? " Tanya Wilson
" Silahkan nikmati tubuh nya " ucap Ester lalu pergi keruangan Ryan
" Hei Ryan " panggil Ester
" Kenapa? " Tanya Ryan Yangs sedang menyiksa pak tua itu yang sudah terkapar lemah sebentar lagi pingsan mungkin
" Penggal saja kepalanya " suruh Ester
" Why? Ini seru banget " tanya Ryan tak terima
" Aku capek tidak kasian apa kepada kembaran mu ini " ucap Ester dengan wajah memelas
SREK....
BRAK....
Kepala pak tua itu bergelinding bebas di lantai kayu dengan darah membekas di lantai kayu itu
" Baiklah mari " ucap Ryan lalu mereka berdua pulang kerumah dengan hampir semua baju mengenai darah elena dan pak tua itu
.
.
.
.
.
Jiwa jiwa psikopat ku tak ada jadinya kurang kejam
Spam next disini 👉
Byeee 👋👋
KAMU SEDANG MEMBACA
twins transmigraition
Fantasiaperingatan: no plagiat plagiat club asli pemikiran aku sendiri bagaimana jika seorang anak kembar berbeda gender memasuki novel yang berjudul ' love me mommy plis ' yang dibaca oleh Claudia saat itu Arga Imanuel argantara dan...
