BANGINHO FAN FICTION
NOTE: Sebelum baca wajib follow akun author!
"Dia sangat berbeda dari semua pria atau wanita yang pernah aku tiduri, aku tak akan melepaskannya" - Christopher Bang Chan.
"Ini gila, ini tidak nyata. Tolong seseorang katakan bahwa...
Hampir seminggu Minho hanya diam di rumah. Dia benar-benar tidak bisa melupakan pria itu. Setiap kali dia mengingat Chan dia langsung emosional dan menangis.
"Dewi bulan tolong kembalikan dia" tanpa sadar dia mengatakan itu. Dia tahu mustahil untuk menghidupkan manusia kembali, tapi Chan bukanlah manusia. Semoga Dewi bulan mengambulkan doanya.
Saat Minho membuka ponselnya, banyak sekali email yang masuk. Minho hanya melihat yang paling penting saja dari perusahaannya.
"Aku harus kembali bekerja" kata pria itu.
Minho berusaha untuk menenangkan dirinya, dia kembali bangkit untuk melanjutkan hidupnya. Jika terus terpuruk pasti Chan tidak akan suka melihat Minho seperti itu.
Saat merapikan obat, Minho berjalan di lorong itu. Dia tak sengaja melewati tempat berganti pakaian.
"Aku tidak bisa ke sana, tapi aku akan menjaganya"
"Aku sudah tenang, jika dia pergi dari temanku. JadiTerserah kau saja sekarang"
"Aku akan ke tempat lelang itu, Baikah"
Minho tak sengaja mendengarkan percakapan itu. Pria manis itu tahu siapa yang melakukannya, Park Seonghwa sahabatnya.
Saat pria itu keluar, Minho langsung pergi dari sana. Firasat aneh mulai Minho rasakan, apa Seonghwa menyembunyikan sesuatu dirinya. Minho harus mencari tahu.
"Minho!" Panggil pria itu saat keluar dari gedung rumah sakit.
"Hmm kenapa?" Tanya pria itu.
"Ayo kita pergi ke karaoke, sudah lama kita tidak ke sana" ujar pria itu. Minho nampak menghembuskan napas panjang.
"Maaf aku merasa tidak enak badan, aku akan beristirahat di rumah agar besok aku bisa pergi bekerja lagi" kata Minho sambil tersenyum. Seonghwa agak kecewa, namun dia mengangguk dan menepuk bahu pria itu.
"Jika kau butuh sesuatu, tolong katakan pada ku" kata pria itu sambil tersenyum. Minho mengangguk lalu dia pergi dari sana.
Saat Minho tengah mencuci piring dia kembali mengingat percakapan aneh Seonghwa tadi.
"Tempat lelang?" Gumamnya. Hanya ada satu tempat di kota itu.
"Aku akan ke sana" ujar pria itu.
Agar tidak ada orang yang mengenalinya Minho memutuskan untuk memakai pakaian wanita ke sana. Tak lupa pula dia juga menggunakan sebuah wig untuk mendukung penampilannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku tidak percaya melakukan ini" Kata pria manis itu saat melihat penampilannya di cermin.
Setelah merasa siap, Minho langsung pergi dari sana. Pria itu memesan taksi agar cepat sampai.