18.

1.5K 146 3
                                    

Sawatdee kha thuk khon,lanjut lagi na
Jan lupa tinggalkan jejak,vote and comment na kha
Follow akun aku juga😚
.
.
.
Happy reading thuk khon☉🌻❤

Sinar matahari tampak begitu menyengat kulit siapa saja yang berjalan di siang itu. Seakan semesta mendukung amarah pada diri pria manis yang dikenal ramah dan murah senyum itu.

Siang yang seharusnya damai sekarang menjadi riuh di dalam gedung perkantoran megah tersebut ulah dari iblis dari dalam diri pria manis yang sudah lama beristirahat.

Brukk.

Gulf menghempaskan tubuh faye ke lantai sesaat setelah sampai di depan resepsionis. Membiarkan tubuh gadis itu tersungkur begitu saja dibawahnya. Mengundang rasa penasaran karyawan kantor yang belum memulai pekerjaannya karena memang jam istirahat baru saja usai.

Bisikan demi bisikan terdengar bersaut sautan. Bertanya tanya ada apakah gerangan dengan pria manis itu.

Pintu lift terbuka menampakan sosok lelaki tegas yang terlihat panik dan terburu-buru menghampiri sang kekasih.

"Gulf tenanglah,sudah biarkan dia." Suara mew berusaha menenangkan gulf dari amarahnya.

Perlahan mulai melangkahkan kaki mendekati sang kekasih yang sekarang nampak masih mengepalkan kedua tangannya.

"Diam di tempat mew,jangan berani kau mendekat." Ucap gulf dingin,memandang nyalang pada faye dibawahnya.

Mew tak meneruskan langkahnya,memandang sang pujaan hati yang tak ia kenali saat ini. Para karyawan yang terkejut pun hanya diam menyaksikan tontonan yang tak mereka sangka sangka.

Ayah dan adik mew yang kebetulah juga ada di tempat pun terdiam menyaksikan perubahan dari seorang gulf kanawut mereka. Mereka mengetahui siapa wanita itu jadi mereka tahu alasan dari amarah gulf.

Perlahan gulf menyamakan posisinya dengan faye,berjongkok di depannya masih dengan pisau di genggamannya.

"Aku sudah mengatakan untuk pergi dari sini dan jangan menyentuh milik gulf,tapi kau tak mau mendengarku," ujar gulf tepat di depan wajah faye.

"Apa kau ingin lebih dari ini nona? Aku dengan senang hati membasahi pisauku dengan darahmu." Lanjut gulf memandang faye remeh.

Faye memandang gulf tak kalah tajam,tapi juga ada ketakutan diwajahnya karena perlakuan gulf padanya ditambah pisau yang siap menggores lehernya kapan saja.

"Kenapa diam? BICARALAH JALANG. Kemana perginya mulut kotormu tadi hah!" Teriak gulf karena tak mendapati suara faye.

"Dasar pria gila! Jalang murahan,kau tak akan pernah pantas bersanding dengan mew." Balas faye tak kalah berteriak.

"Tidak pantas katamu? Asal kau tahu gulf dan mew akan menikah sebentar lagi jadi jangan coba-coba menjadi parasit diantara mereka atau aku tak segan membunuhmu disini." Ucap nya sinis dan berdiri di hadapan faye. Iblis benar-benar menguasai diri gulf.

Ayah mew yang sadar pun segera berjalan menghampiri anaknya dan menyuruhnya untuk mengembalikan gulf kedalam dirinya.

"Mew kembalikan gulf ketubuhnya sebelum ia nekat mew." Bisik ayah mew.

MY SUNFLOWER [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang