Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
eno membelokkan stir mobilnya memasuki area perumahan. ia menghentikan laju mobil tepat didepan rumah mewah milik keluarganya.
pria itu membuka sealtbet miliknya, "udah sampai, ayo turun"
tak kunjung mendapatkan jawaban, jeno menyentuh pundak gadis disebelahnya.
rubby terkesiap, ia menjauhkan tangan jeno dari pundaknya. "apa?"
"udah sampai" ujar jeno. rubby segera membuka pintu mobil disebelahnya, lalu pergi melenggang tanpa menunggu jeno.
jeno yang menyaksikan hal itu mendengus kecil, ia benar benar membuat gadisnya itu kecewa.
setelah memarkirkan mobil, jeno segera menyusul rubby. ia melihat rubby dan bundanya didapur dengan beberapa bahan makanan yang sudah berjejer diatas meja pantry.
"duh bunda jadi bingung nih mau masak apa" bingung joanna─ bunda jeno
"bikin nasi goreng udang aja bun, rubby pernah loh nyoba bikin sama abang sambil liat resepnya di youtube. enak banget" kata rubby antusias
"boleh juga tuh, kamu potong potong sayurnya. bunda bersihin udangnya"
jeno memilih duduk didepan meja pantry, memerhatikan gadisnya dengan cekatan memotong sayuran lalu mencucinya hingga bersih.
"masak apa?" tanya jeno
cowok itu berdiri disebelah rubby, "nasi goreng udang" jawabnya singkat
jeno membulatkan bibirnya membentuk huruf 'o'. lalu kembali bertanya membuat rubby kesal. cewek itu mendengus, kalau aja bukan bundanya jeno yang nelfon rubby nyuruh dia kesini buat masak bareng rubby pasti nolak.
"rubby gak mau nikah sama jeno yah. soalnya jeno tukang selingkuh"
ga, mana berani rubby ngomong begitu.
"rubby mau nyelesaiin sekolah dulu. pengen berkarir dulu sebelum nikah"
alena menyetujui ucapan rubby.
donghae mengangguk paham sebelum kembali berujar, "its okay. tapi tolong dipertimbangkan ucapan ayah, nikah muda gak seburuk itu kok"
jeno menepuk keningnya, sedangkan rubby hanya tersenyum canggung.
* * *
setelah sarapan menegangkan bersama keluarga jeno tadi, akhirnya rubby bisa membaringkan tubuh dikasur empuknya. cewek itu menenggelamkan wajah cantiknya dibantal, menghentak hentakkan kaki diatas kasur. ia teringat ucapan jeno saat mengantarnya pulang.
flashback on
"tunggu" jeno menahan tangan rubby yang ingin turun dari mobilnya
"apa?"
"kamu gak mau mikir mikir dulu tentang tawaran ayah tadi?" tanya jeno
rubby membeo "hah?"
"tawaran tentang young marriage. aku pikir nikah muda ga begitu buruk"
plak!
rubby menepis tangan jeno yang menahan tangannya, cewek itu segera berlari meninggalkan jeno dengan wajah yang memerah. jeno tertawa kecil melihat reaksi menggemaskan rubby.
flashback off
"shit!" rubby menggelengkan kepala, lalu beranjak kekamar mandi, ia pikir air dingin akan menenangkan pikirannya.