Selamat bertemu dengan Arrayan dan Anaraya.
"Aplomb itu tenang. Ya kaya aku pas ngeliat kamu kan?"
"Tapi tenang yang aku punya, bentuk lain dari kata pura-pura."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dibalik kata ok:
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah berjalan kurang lebih lima belas meter karna jalan kost yang tidak bisa masuk mobil, Arrayan mulai memasuki pekarangan rumah yang pernah ia datangi saat rapat makrab waktu itu.
Ia berhenti sebentar saat berpapasan dengan Maraka yang juga keluar dari pintu.
"Eiii kak Ray, tumben kesini, ada keperluan?" suara lelaki itu menyambutnya dengan tepukan di tangan seperti biasa.