ck, meresahkan

18 6 0
                                        

Weekend ini dimanfaatkan briel, gio, dan ekhm tentu nya xera untuk mempelajari materi untuk persiapan olimpiade nasional. Entah jadwal belum pasti paling cepat beberapa hari kedepan dan paling lambat 1 bulan kedepan. Masih menunggu kabar, dikarenakan banyaknya siswa-siswi yang mengikuti olimpiade ini.

AGATHA RESTAURANT

mereka bertiga kini berada dalam restaurant milik briel, namun xera dan gio tidak mengetahui nya. Letaknya berseberangan dengan cafe briel yang memiliki kesamaan nama. Seharusnya, jika tidak di rumah briel maka akan di rumah gio, namun ada nya xera mengurungkan niat tersebut. haha taulah

Mereka berangkat dengan briel yang di jemput gio menggunakan lamborghini full hitam nya, dan xera yang menggunakan mobil avanza. Mau nebeng juga gimana, kursi mobil nya gio hanya 2, sengaja itu lah yang dipikirkan gio. jahat?, biarin!

"waiters" briel memanggil waiters setelah ketiga nya duduk di kursi yang bersebelahan dengan jendela, menampilkan padat dan sibuk nya kota jakarta

"iya kak, silahkan mau pesan apa?" mungkin sang waiters masih baru karena tidak memanggil briel dengan sebutan miss

"emm, apa ya?"tanya xera sok cantik dengan menyelipkan sebagian rambutnya ke telinga dan melirik gio yang di depannya. Posisi nya gio bersebelahan dengan briel dan xera didepan gio.

"silahkan di lihat-lihat dulu kak" waiters tersebut memberikan buku menu nya kepada mereka bertiga, dia agak menahan tawa melihat penampilan xera yang lumayan mencolok. Dress sabrina berwarna merah dan agak ketat. Lipstik yang melebihi bibirnya, bulu mata lentik anti badai, perona pipi yang tidak sesuai dengan kulitnya, dan sepatu hak tinggi mengkilat berwarna gold.

"spaghetti carbonara, milkshake chocolate, puding ubi ungu/taro" sy gatau harus make taro apa ubi ungu jadi sy sebutin dua-dua nya hehe

"ih suka nya ubi ungu kampungan!"hardik xera, enak tau😡

"spaghetti, cappuccino milk, brownis" gio memesan, dan membuat waiters tersenyum karena pesanan gio dan briel hampir sama, mengira bahwa mereka sepasang kekasih. Dilihat dari outfit nya juga, briel menggunakan celana training hitam dan kaos oversize cream, sedangkan gio menggunakan celana pendek mocca selutut dan kaos hitam bertuliskan 'hate u'

"vegetable salad and watermelon juice" entah karena terlalu fokus dengan gio dan ingin terlihat perfect selera nya. Xera menunjuk menu jus melon dengan menyebut watermelon juice. Disini ia sedang diet di karenakan banyak pakaian yang sudah tidak muat di badannya, ia ingin mempunyai body seperti briel terlihat cocok mengenakan pakaian apapun, dan tubuh nya hampir sama dengan gio. Kalau menurut xera sih, ntar kalau gua pingsan gaada yang gendong dong, sape yg mau gendong cobak, tandu kan ada

"pfft. Ehem maaf yang benar jus melon apa jus semangka?" waiters berusaha menahan tawa nya mati-mati an dibuktikan dengan wajah nya yang memerah

"ehem, semangka. Saya salah tunjuk" gio dan briel hanya menghapus sudut mata nya, padahal mereka tidak tertawa

"baik, saya ulangi. Spaghetti, spaghetti carbonara, vegetable salad, milkshake chocolate, cappuccino milk, watermelon juice, puding ubi ungu/taro, brownis. Baik silahkan tunggu 15 menit" sebelum pergi, waiters tersebut membungkukan badan nya sedikit. Dan briel yang melihat itu tersenyum tipis akan kesopanan karyawan nya

"gio nanti kalau aku gak bisa rumus nya ajarin ya" xera berusaha menyentuh tangan gio, namun gio terlebih dahulu menarik tangannya, dan bersedekap dada

"internet" gio tak habis fikir, xera ini kudet apa cari muka, padahal muka nya udah tebel, canda tebel

"kalau gaada ya" xera mencebikkan bibir nya justru membuat perbedaan antara bibir dalam dan bibir yang diberi lipstik terlihat, beberapa pengunjung restaurant terkekeh. Xera yang mendengar kekehan tersebut semakin yakin kalau diri nya sudah cute

SHE FOR HIM (hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang