Harusnya Ibu dan Anak memiliki perasaan saling menyayangi dan saling menjaga satu sama lain namun berbeda dengan Lalisa Eliora dan Ibunya Jisu Castella yang selalu bertengkar setiap saat terutama saat Lisa menanyakan siapa Ayahnya.
Semua yang di lak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hello!
This Story's mine so don't plagiarism.
Happy Reading.
Setelah berbincang cukup lama dengan James, Lisa memutuskan untuk kembali ke kamarnya dan kembali memikirkan perkataan James yang mengatakan kalau Jisu ternyata menyukai Vee tapi sayangnya pemuda itu sama sekali tidak peka.
Dari sekian banyaknya pria,kenapa harus Vee?
Jadi, benar ya kalau Lisa itu anak Jisu dan Vee.
Lisa benar-benar pusing memikirkan siapa Ayah kandungnya,rasanya dia ingin sekali pulang ke zamannya dan bertanya langsung pada Ibunya tapi sayangnya ia sendiri tidak tau bagaimana caranya kembali ke zamannya.
Gadis itu menoleh menatap Jisu yang tak lagi membelakanginya dan sekarang Lisa paham kenapa Jisu mendadak jadi pendiam,itu semua karena kedekatannya dengan Vee.
"Ibu,maafkan aku."bisik Lisa sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Jisu.
Jadi sekarang apa yang harus Lisa lakukan?
Lisa mendesah pelan kemudian memejamkan kedua matanya tapi bukannya tertidur,gadis itu malah terus menerus memikirkan Jisu dan Vee hingga pada akhirnya gadis itu tidak bisa tidur dan mulai tertidur saat menjelang pagi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jisu mengerjapkan kedua matanya berulang kali saat matahari masuk menyinari kamarnya,ia melirik kearah jam yang menunjukkan pukul tujuh pagi, gadis itu terdiam sejenak lalu tersentak kaget dan langsung melompat dari kasur,buru-buru masuk kedalam kamar mandi.
Sekitar lima menit Jisu habiskan di dalam kamar mandi,gadis itu keluar dengan pakaian rapi dan langsung menghampiri Lisa yang masih tertidur.
"Lisa,bangun!"
Bukannya bangun Lisa malah melenguh dan memutar tubuhnya membelakangi Jisu.
Gadis itu berdecak kesal lalu menarik tangan Lisa,ia terkejut merasakan kedua tangannya panas lalu membalikkan paksa tubuh Lisa agar menghadapnya.