Harusnya Ibu dan Anak memiliki perasaan saling menyayangi dan saling menjaga satu sama lain namun berbeda dengan Lalisa Eliora dan Ibunya Jisu Castella yang selalu bertengkar setiap saat terutama saat Lisa menanyakan siapa Ayahnya.
Semua yang di lak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
This Story's mine so don't plagiarism.
Happy Reading.
Jeykey mendirikan tubuhnya lalu mengusap perutnya yang sudah terisi penuh,ia menghabiskan dua mangkok bubur dan sekarang perutnya terasa kenyang walaupun sebenarnya masih bisa di sisi, seandainya saja Jimmy tidak memperingatkannya mungkin dia akan kalap dan memesan bubur lagi.
"Kau ingin membuatku bangkrut ya,Jey?"tanya Jimmy menyenggol lengan Jeykey.
Pemuda itu menoleh. "Kau itu anak orang kaya,Jim. Hanya dua mangkok bubur saja tidak akan membuat keluargamu bangkrut."katanya menyindir.
Oh,Lisa baru tau kalau Jimmy anak orang kaya.
"Nanti malam kami akan latihan,apa kalian mau melihatnya?"tanya Vee menatap Jisu dan Lisa bergantian.
Lisa menggelengkan kepalanya. "Tidak, lebih baik aku tidur."ucapnya.
"Aku akan datang menemui kalian."kata Jisu.
Jeykey mendudukkan tubuhnya. "Jangan lupa bawa makanan ya,kau tau kan kalau habis latihan kami pasti lapar."ucapnya.
Jisu memutar bola matanya jengah. "Jey,kurangi makanmu. Kau terlihat gemuk dari biasanya."katanya menyindir.
Jimmy tergelak lalu menepuk bahu Jeykey. "Kau dengar Jey,kau harus menjaga pola makanmu atau kau akan menjadi sumo nanti."ucapnya.
Jeykey mendelik tajam kearah Jimmy. "Diam kau!"
"Jisu,aku akan bantu Paman dan Bibi. Kalian berbincang lah."ucap Lisa mendirikan tubuhnya kemudian menoleh menatap Jimmy. "Terima kasih traktirannya,Jimmy."timpalnya lalu melangkah masuk ke dapur.
Jisu menopang dagunya. "Apa yang membuatmu berubah pikiran?"tanyanya menatap Jimmy.
Pemuda itu mengerutkan keningnya. "Maksudmu?"
"Kenapa kau berubah pikiran dan ingin berteman dengan Lisa?"tanya Jisu memperjelas perkataannya.
Jimmy tersenyum tipis. "Aku sadar kalau kebencianku padanya sama sekali tidak bermutu,dia tidak mungkin merusak persahabatan kita."ucapnya jujur, setelah di ceramahi panjang lebar oleh Jeykey pikirannya terbuka dan mulai mencoba menerima kehadiran Lisa.
Pemuda itu yakin kalau suatu saat nanti hubungan persahabatan mereka pasti akan goyah,mengingat perasaan suka Jisu pada Vee tapi Jimmy sadar bukan karena Lisa, persahabatan mereka bisa hancur karena perasaan suka Jisu.
Jimmy juga tidak bermaksud menyalahkan Jisu, gadis itu berhak mencintai siapapun termasuk Vee hanya saja posisinya yang salah, Jisu dan Vee sudah mengenal sejak kecil dan mungkin bagi Vee perasaan suka itu tidak mungkin ada karena pemuda itu selalu menganggap Jisu seperti saudaranya sendiri tapi lain dengan Jisu yang menyalahartikan perhatian Vee.
Hm,semoga saja perasaan Jisu itu tak akan membuat persahabat mereka hancur.
"Oh iya,kapan becca kembali?"tanya Vee yang tiba-tiba teringat akan teman mereka satu lagi.